Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaEkonomi Syariah

Eco-Friendly Qurban: Menjaga Kebersihan Lingkungan Saat Eksekusi Syariat

7
×

Eco-Friendly Qurban: Menjaga Kebersihan Lingkungan Saat Eksekusi Syariat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Oleh: KH Bachtiar Nasir | Pembina AQL Qurban Care

 

Example 300x600

KURBAN adalah ibadah yang mendekatkan diri kepada Sang Khalik, namun ketaatan ini tidak boleh mengorbankan kelestarian lingkungan yang juga merupakan ciptaan-Nya. Sering kali, lokasi penyembelihan menyisakan masalah lingkungan, mulai dari limbah darah yang dibuang ke selokan hingga tumpukan kantong plastik pembungkus daging. Padahal, menjaga kebersihan adalah bagian integral dari iman yang seharusnya selaras dengan pelaksanaan syariat kurban itu sendiri.

 

Kurban ramah lingkungan dimulai dari pengelolaan limbah penyembelihan secara bertanggung jawab. Darah dan isi perut hewan tidak boleh dibuang ke sungai atau area terbuka karena dapat menjadi sumber penyakit dan polusi bau. Syariat menganjurkan agar sisa-sisa tersebut dikubur di dalam tanah, di mana ia akan terurai secara alami dan tidak mencemari lingkungan.

 

Selain itu, penggunaan plastik sekali pakai untuk mendistribusikan daging perlu mulai digantikan dengan wadah ramah lingkungan, seperti besek bambu atau daun jati, yang secara tradisi justru lebih sehat dan menjaga kualitas daging tetap segar.

 

Eksekusi syariat yang eco-friendly mencerminkan kematangan beragama seseorang. Kurban bukan sekadar memotong hewan, tapi juga menjaga keseimbangan alam. Dengan memastikan tempat penyembelihan kembali bersih seperti semula setelah selesai, kita telah menunaikan hak lingkungan atas diri kita.

 

Kesucian ibadah harus dibarengi dengan kebersihan tempat pelaksanaannya. Dengan kurban yang hijau, kita tidak hanya mendapat pahala dari Allah, tapi juga memberikan kemaslahatan nyata bagi bumi dan generasi mendatang yang akan menempati lingkungan tersebut.

 

Langkah konkret ini membuktikan bahwa syiar Islam bersifat raḥmatan lil `ālamin. Mengelola limbah kurban dengan bijak adalah bentuk penghormatan terhadap bumi sebagai sajadah tempat kita bersujud.

 

Jangan sampai kurban kita meninggalkan jejak kerusakan. Mari kita wujudkan prosesi yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Sebab, Allah Maha Indah dan mencintai keindahan, termasuk dalam menjaga kebersihan ekosistem pasca ritual penyembelihan yang sangat mulia ini. (Sumber: Al-Mufaṣṣal fī Aḥkām al-Uḍḥiyah, Bab 1: Ta`ẓim Sya’āirillāh dan Bab 2: Ādāb aż-Żabḥi).

 

===========

 

 

🐄 AQL Qurban Care: Kurban Terbaik, Manfaat Terluas

 

 

Tunaikan kurban Anda bersama AQL Qurban Care: amanah, tepat sasaran, dan penuh keberkahan.

📲 WA: 0857 1873 5254

📸 IG: @aql.qurbancare

🌐 www.qurbancare.org

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *