<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Muslim Network</title>
	<atom:link href="https://muslimnetwork.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://muslimnetwork.id/</link>
	<description>Jaringan Muslim Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Apr 2026 10:04:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://muslimnetwork.id/go/wp-content/uploads/2026/02/cropped-logo-muslimnetwork-32x32.jpg</url>
	<title>Muslim Network</title>
	<link>https://muslimnetwork.id/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sejarah Kaum Yahudi di Iran (Persia) sejak Musa hingga Mojtaba Khomeini</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/sejarah-kaum-yahudi-di-iran-persia-sejak-musa-hingga-mojtaba-khomeini/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/sejarah-kaum-yahudi-di-iran-persia-sejak-musa-hingga-mojtaba-khomeini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 10:04:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=429</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Thowaf Zuharon Sejarah panjang kaum Yahudi di...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/sejarah-kaum-yahudi-di-iran-persia-sejak-musa-hingga-mojtaba-khomeini/">Sejarah Kaum Yahudi di Iran (Persia) sejak Musa hingga Mojtaba Khomeini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Thowaf Zuharon</p>
<p>Sejarah panjang kaum Yahudi di Iran adalah kisah yang sulit diringkas dalam satu garis lurus. Ia bukan sekadar cerita pengasingan, juga bukan semata kisah perlindungan. Ia adalah sejarah tentang perpindahan, adaptasi, dan ketahanan—dimulai dari masa paling awal dalam tradisi kenabian hingga realitas politik kontemporer Iran hari ini.</p>
<p>Dalam tradisi Yahudi dan Islam, kisah Nabi Musa menandai fase penting pembentukan identitas Bani Israel sebagai sebuah umat yang terikat oleh pengalaman kolektif: penindasan, pembebasan, lalu pencarian tanah yang dijanjikan. Namun sejarah kemudian membawa sebagian dari mereka jauh dari Palestina. Setelah kehancuran Yerusalem oleh Babilonia pada abad ke-6 sebelum Masehi, ribuan orang Yahudi diangkut ke wilayah Mesopotamia. Dari sana, sebagian bergerak lebih jauh ke timur, memasuki wilayah Persia—sebuah perpindahan yang kelak menjadi fondasi komunitas Yahudi Iran.</p>
<p>Momentum yang mengubah arah sejarah itu datang pada masa Cyrus Agung. Setelah menaklukkan Babilonia pada 539 SM, ia mengeluarkan kebijakan yang memungkinkan orang Yahudi kembali ke Yerusalem dan membangun kembali Bait Suci. Sejarawan seperti dan menilai kebijakan ini sebagai salah satu tonggak penting dalam sejarah diaspora Yahudi. Namun, tidak semua kembali. Sebagian memilih menetap di Persia, membangun kehidupan baru di bawah kekuasaan yang relatif memberi ruang bagi keberagaman.</p>
<p>Sejak saat itu, Persia berkembang menjadi salah satu pusat penting kehidupan Yahudi di luar Palestina. Dalam kajian dan , komunitas Yahudi Persia tidak hanya bertahan, tetapi juga berkontribusi dalam kehidupan ekonomi dan sosial. Mereka hadir sebagai pedagang, pengrajin, dan bagian dari jaringan perdagangan lintas kawasan yang menghubungkan Persia dengan Asia Tengah hingga India. Relasi mereka dengan kekuasaan Persia bersifat dinamis—kadang harmonis, kadang penuh tekanan—namun memiliki kesinambungan yang panjang.</p>
<p>Kedatangan Islam pada abad ke-7 tidak menghapus keberadaan komunitas ini. Dalam struktur masyarakat Islam, Yahudi diakui sebagai ahl al-dhimma—komunitas yang dilindungi dengan sejumlah batasan sosial. Sejarawan mencatat bahwa status ini menciptakan keseimbangan yang kompleks: ada jaminan keamanan, tetapi juga posisi sosial yang tidak sepenuhnya setara. Meski demikian, komunitas Yahudi di Persia tetap mempertahankan identitasnya, menjalankan tradisi keagamaan, dan berperan dalam aktivitas ekonomi kota.</p>
<p>Pada masa-masa berikutnya, kota-kota seperti Isfahan dan Shiraz menjadi pusat kehidupan Yahudi Persia. Di Isfahan, kawasan Yahudiyah berkembang sebagai pusat komunitas yang aktif secara ekonomi. Di Shiraz, kehidupan keagamaan berlangsung lebih konservatif, menjaga tradisi yang diwariskan turun-temurun. Dalam penelitian , disebutkan bahwa komunitas Yahudi Persia memiliki daya tahan sosial yang kuat, bahkan dalam menghadapi periode diskriminasi dan tekanan, terutama pada era Safavid.</p>
<p>Memasuki abad ke-20, terutama pada masa , komunitas Yahudi Iran mengalami peningkatan signifikan dalam bidang pendidikan dan ekonomi. Mereka mulai memasuki sektor profesional—dokter, akademisi, dan pengusaha. Sejarawan mencatat bahwa periode ini membuka peluang integrasi sosial yang lebih luas dibandingkan masa sebelumnya. Namun modernitas ini tidak berlangsung lama.</p>
<p>Revolusi 1979 menjadi titik balik yang menentukan. Ketika mengambil alih kekuasaan, perubahan sistem politik diikuti oleh gelombang ketidakpastian sosial. Dalam waktu singkat, sebagian besar komunitas Yahudi Iran memilih meninggalkan negara tersebut. Mereka bermigrasi ke Amerika Serikat, Israel, dan Eropa. Eksodus ini tidak hanya mengurangi jumlah populasi, tetapi juga mengubah struktur sosial dan ekonomi komunitas Yahudi Iran secara drastis.</p>
<p>Namun, penting dicatat bahwa komunitas Yahudi tidak sepenuhnya hilang dari Iran. Mereka tetap diakui sebagai minoritas resmi negara, memiliki perwakilan di parlemen, serta menjalankan institusi keagamaan dan sosial. Dalam penelitian kontemporer , disebutkan bahwa Yahudi Iran modern hidup dalam posisi yang kompleks: di satu sisi diakui sebagai warga negara, di sisi lain harus menavigasi ruang politik yang sensitif.</p>
<p>Pada masa kini, di bawah bayang-bayang dinamika politik Iran yang terus berkembang, termasuk munculnya figur seperti , komunitas Yahudi Iran tetap bertahan dalam jumlah kecil. Mereka tersebar di Teheran, Isfahan, dan Shiraz. Aktivitas mereka lebih banyak berada di sektor lokal—perdagangan kecil, profesi medis, dan kehidupan komunitas yang cenderung tertutup namun stabil.</p>
<p>Di luar Iran, cerita yang berbeda justru berkembang. Diaspora Yahudi Iran di Amerika Serikat dan Israel menunjukkan keberhasilan ekonomi dan sosial yang signifikan. Mereka menjadi bagian dari jaringan global di bidang bisnis, teknologi, dan keuangan. Dengan demikian, terjadi pemisahan antara sejarah yang tertinggal di Iran dan masa depan yang tumbuh di luar negeri.</p>
<p>Di titik inilah sejarah menghadirkan ironi yang sulit diabaikan. Persia—dan kemudian Iran—adalah salah satu wilayah yang sejak masa kuno memberikan ruang panjang bagi keberlangsungan komunitas Yahudi. Dari masa Cyrus hingga era modern, komunitas Yahudi di Teheran, Isfahan, dan Shiraz tetap hidup, bahkan ketika banyak komunitas Yahudi di tempat lain mengalami pengusiran atau kehancuran.</p>
<p>Namun dalam realitas geopolitik kontemporer, muncul paradoks yang tajam: bagaimana mungkin kekuatan yang diasosiasikan dengan Yahudi modern—baik di Israel maupun di Eropa—justru berada dalam posisi konfrontatif, bahkan menyerang atau memusuhi negara yang selama ribuan tahun menjadi tempat bertahan bagi sebagian komunitas Yahudi itu sendiri?</p>
<p>Pertanyaan ini tentu tidak sederhana dan tidak bisa dijawab secara hitam-putih. Ia melibatkan politik negara, ideologi, dan dinamika global yang jauh lebih kompleks daripada sekadar identitas keagamaan. Namun sebagai catatan sejarah, ironi ini tetap layak direnungkan.</p>
<p>Pada akhirnya, sejarah Yahudi di Iran bukan hanya kisah tentang masa lalu, tetapi juga cermin bagi masa kini. Ia menunjukkan bahwa hubungan antarperadaban tidak pernah statis. Mereka bisa saling melindungi dalam satu era, lalu berhadapan dalam era lain. Dan di antara semua itu, yang tersisa adalah komunitas kecil yang terus menjaga ingatan—bahwa di bawah langit Persia, mereka pernah, dan masih, menjadi bagian dari sejarah yang panjang.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/sejarah-kaum-yahudi-di-iran-persia-sejak-musa-hingga-mojtaba-khomeini/">Sejarah Kaum Yahudi di Iran (Persia) sejak Musa hingga Mojtaba Khomeini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/sejarah-kaum-yahudi-di-iran-persia-sejak-musa-hingga-mojtaba-khomeini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Analisa Mengapa AS Gagal Menundukkan Iran?</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/analisa-mengapa-as-gagal-menundukkan-iran/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/analisa-mengapa-as-gagal-menundukkan-iran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 09:58:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=426</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Penulis : Khariri Makmun* Ada satu asumsi...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/analisa-mengapa-as-gagal-menundukkan-iran/">Analisa Mengapa AS Gagal Menundukkan Iran?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Penulis : Khariri Makmun*</p>
<p>Ada satu asumsi lama dalam politik global, siapa berhadapan dengan Amerika Serikat, cepat atau lambat akan tunduk. Asumsi ini berlaku di banyak kasus—dari tekanan ekonomi hingga intervensi militer. Tapi Iran adalah anomali yang konsisten merusak pola itu. Ia tidak runtuh, tidak patuh, bahkan dalam momen tertentu justru memaksa Washington duduk di meja negosiasi dengan posisi yang tidak sepenuhnya dominan.</p>
<p>Pertanyaannya sederhana tapi mengganggu: apa yang membuat Iran berbeda?</p>
<p>Jawabannya tidak tunggal. Iran bukan sekadar negara dengan ambisi regional, tetapi sebuah proyek ideologis yang matang, mesin strategi yang adaptif, dan entitas politik yang sudah “terlatih” hidup dalam tekanan ekstrem sejak Revolusi Iran 1979.</p>
<p>Untuk memahami Iran, kita harus keluar dari cara baca konvensional. Ini bukan negara biasa yang bergerak berdasarkan kalkulasi ekonomi semata. Iran adalah negara ideologis dengan doktrin &#8220;wilayat al-faqih&#8221;—di mana otoritas tertinggi berada di tangan ulama.</p>
<p>Implikasinya besar. Kebijakan luar negeri Iran tidak mudah berubah karena tekanan jangka pendek. Ia digerakkan oleh narasi besar: perlawanan terhadap dominasi asing, terutama Amerika. Narasi ini bukan sekadar retorika elite, tetapi telah diinternalisasi menjadi identitas nasional.</p>
<p>Di titik ini, Iran mengubah permainan. Jika negara lain melihat sanksi sebagai ancaman eksistensial, Iran mengemasnya sebagai bagian dari perjuangan. Jika tekanan militer dimaksudkan untuk menakut-nakuti, Iran justru menggunakannya untuk memperkuat legitimasi internal.</p>
<p>Dengan kata lain, Iran tidak hanya melawan secara fisik, tetapi juga secara psikologis.</p>
<p>Secara militer, kesenjangan antara Iran dan Amerika sangat lebar. Tapi Iran tidak pernah mencoba menutup gap itu secara konvensional. Mereka memilih jalur lain: strategi asimetris.</p>
<p>Alih-alih membangun armada tempur sekelas Amerika, Iran berinvestasi pada rudal balistik, drone murah tapi mematikan, serta taktik perang laut yang tidak konvensional. Kapal cepat, ranjau laut, dan serangan swarm menjadi bagian dari doktrin mereka.</p>
<p>Hasilnya? Biaya perang menjadi mahal bagi lawan. Setiap serangan terhadap Iran tidak lagi sederhana, tetapi berisiko memicu kerusakan luas dengan biaya tinggi.</p>
<p>Lebih jauh, Iran memainkan kartu yang lebih canggih: jaringan proksi. Kelompok seperti Hizbullah bukan sekadar sekutu, tetapi perpanjangan tangan strategi. Konflik dengan Iran otomatis melebar ke berbagai front, menciptakan efek domino yang sulit dikendalikan.</p>
<p>Ini bukan perang satu lawan satu. Ini ekosistem konflik.</p>
<p>*Geografi, Senjata yang Tidak Bisa Dipindahkan*</p>
<p>Jika strategi adalah hasil desain, maka geografi adalah anugerah. Dan Iran mendapatkannya dalam bentuk Selat Hormuz.</p>
<p>Selat sempit ini adalah salah satu jalur energi paling vital di dunia. Gangguan kecil saja bisa mengguncang harga minyak global. Dalam konteks ini, Iran memegang “tombol darurat” ekonomi dunia.</p>
<p>Inilah yang membuat setiap eskalasi konflik menjadi dilematis bagi Amerika. Serangan militer bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi juga soal dampak global yang bisa berbalik merugikan.</p>
<p>Dengan kata lain, Iran mungkin tidak sekuat Amerika, tetapi ia berada di posisi yang tepat untuk membuat Amerika berpikir dua kali.</p>
<p>*Seni Bertahan di Bawah Sanksi*</p>
<p>Selama puluhan tahun, Iran hidup dalam isolasi ekonomi. Sanksi datang silih berganti, menargetkan sektor energi, keuangan, hingga teknologi. Secara teori, ini seharusnya melumpuhkan.</p>
<p>Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Iran beradaptasi.</p>
<p>Mereka membangun ekonomi yang lebih mandiri, mengurangi ketergantungan pada sistem global, dan menciptakan mekanisme bertahan yang tidak dimiliki banyak negara lain. Ini bukan berarti ekonomi Iran kuat tanpa cela—tetap ada tekanan internal—tetapi cukup tangguh untuk tidak runtuh.</p>
<p>Lebih penting lagi, masyarakat Iran sudah terbiasa dengan kondisi ini. Sanksi bukan lagi krisis, melainkan bagian dari realitas sehari-hari.</p>
<p>Dan di sinilah Amerika menghadapi masalah klasik: bagaimana menekan negara yang sudah terbiasa ditekan?</p>
<p>Perkembangan terbaru memperlihatkan dinamika yang lebih menarik. Administrasi Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan proposal 10 poin dari Iran untuk gencatan senjata.</p>
<p>Isi proposal itu bukan kompromi lemah. Sebaliknya, ia mencerminkan kepercayaan diri: penarikan pasukan AS, pencabutan sanksi, pengakuan hak nuklir, hingga kontrol atas Selat Hormuz.</p>
<p>Jika benar arah negosiasi bergerak ke sana, maka ini bukan sekadar diplomasi biasa. Ini adalah pergeseran narasi. Dari awalnya Iran sebagai pihak yang ditekan, menjadi aktor yang mampu menetapkan syarat.</p>
<p>Di dalam negeri Iran, ini dengan cepat dikapitalisasi sebagai “kemenangan bersejarah”. Dan sekali lagi, persepsi menjadi kunci. Dalam politik global, kemenangan tidak selalu ditentukan di medan perang, tetapi juga di ruang persepsi publik.</p>
<p>*Salah Baca yang Berulang*</p>
<p>Kesalahan terbesar Amerika mungkin bukan pada strategi militernya, tetapi pada cara membacanya terhadap Iran.</p>
<p>Washington berulang kali memperlakukan Iran seperti negara rasional dalam kerangka Barat: bahwa tekanan ekonomi akan memaksa perubahan perilaku, bahwa ancaman militer akan menciptakan efek jera.</p>
<p>Masalahnya, Iran tidak bermain dalam kerangka itu.</p>
<p>Ia adalah negara yang menjadikan resistensi sebagai identitas. Tekanan justru memperkuat narasi internal. Ancaman eksternal memperkuat kohesi domestik.</p>
<p>Akibatnya, strategi yang efektif di tempat lain menjadi kurang relevan di Iran.</p>
<p>Kasus Iran membuka satu fakta yang jarang diakui, dominasi global tidak lagi absolut. Amerika tetap superpower, tetapi kemampuannya untuk memaksakan kehendak semakin terbatas, terutama terhadap aktor yang adaptif dan ideologis.</p>
<p>Iran mungkin tidak akan “mengalahkan” Amerika dalam arti konvensional. Tapi ia sudah berhasil melakukan sesuatu yang lebih penting: menahan, mengganggu, dan dalam beberapa kasus, memaksa kompromi.</p>
<p>Dan itu cukup untuk meretakkan mitos lama—bahwa superpower selalu menang.</p>
<p>Iran bukan model negara yang bisa ditiru begitu saja. Konteks sejarah, ideologi, dan geografinya unik. Namun satu pelajaran jelas: dalam dunia yang semakin kompleks, kekuatan tidak lagi monopoli negara besar.</p>
<p>Ia bisa lahir dari kombinasi yang tidak terduga—ideologi yang kuat, strategi yang cerdas, geografi yang menguntungkan, dan ketahanan yang teruji. Dan Iran, suka atau tidak, telah menunjukkan itu.</p>
<p>Kasus Iran menunjukkan bahwa dalam geopolitik modern, kekuatan tidak selalu ditentukan oleh ukuran militer atau ekonomi semata. Ideologi, strategi adaptif, geografi, dan ketahanan internal dapat menjadi faktor penyeimbang yang signifikan.</p>
<p>Iran bukan tanpa kelemahan. Namun kemampuannya bertahan—bahkan menekan balik—menunjukkan bahwa dalam dunia multipolar yang semakin kompleks, dominasi tunggal semakin sulit dipertahankan.</p>
<p>Pertanyaannya bukan lagi mengapa Iran berani melawan Amerika Serikat, tetapi bagaimana negara lain membaca pelajaran ini: bahwa kedaulatan tidak hanya dijaga dengan kekuatan, tetapi juga dengan konsistensi visi, strategi yang cerdas, dan kemampuan bertahan dalam tekanan jangka panjang.</p>
<p>*Khariri Makmun, Wakil Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat dan Pengasuh Pesantren Algebra, Ciawi, Bogor.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/analisa-mengapa-as-gagal-menundukkan-iran/">Analisa Mengapa AS Gagal Menundukkan Iran?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/analisa-mengapa-as-gagal-menundukkan-iran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Iran dan Strategi Menyerang ala Pelatih Sepakbola Top Dunia</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/iran-dan-strategi-menyerang-ala-pelatih-sepakbola-top-dunia/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/iran-dan-strategi-menyerang-ala-pelatih-sepakbola-top-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 00:34:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=423</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muslim Network -Donald Trump menebar ancaman akan menghancurkan...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/iran-dan-strategi-menyerang-ala-pelatih-sepakbola-top-dunia/">Iran dan Strategi Menyerang ala Pelatih Sepakbola Top Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Muslim Network -Donald Trump menebar ancaman akan menghancurkan infra struktur strategis, fasilitas energi, situs militer dan jembatan- jembatan penting yang ada di Iran. Strategi trump ini bila dikaitkan dengan pertandingan sepakbola mengingatkan kita akan Johan Cruyf bapak total football dunia yang menekankan anak buahnya agar selalu menyerang dan mengancam gawang lawan.</p>
<p>Ini kata Cruyff perlu dilakukan supaya lawan tidak punya peluang untuk mencetak gol. Hal serupa juga disampaikan pelatih legendaris Manchester United Sir Alex Ferguson yang mengatakan pertahanan terbaik adalah dengan melakukan serangan yang efektif.</p>
<p>Pep Guardiola mantan pelatih Barcelona juga berpandangan sama. Dia mengatakan serangan terus menerus yang dilakukan oleh anak buahnya adalah cara terbaik timnya untuk mencegah lawan menciptakan peluang bagi mencetak gol.</p>
<p>Strategi menyerang itulah yang diterapkan oleh donald trump dimana dia mencoba menghujani Iran dengan serangan-serangannya sehingga Iran mereka buat sibuk untuk meladeninya.</p>
<p>Untuk itu sudah tiba waktunya bagi Iran bagi membuat sebuah strategi perang baru dimana dia selain mempergunakan strategi bertahan juga melengkapinya dengan strategi menyerang.</p>
<p>Untuk itu Iran harus mempergunakan strategi Herbert Chapman bapak dari strategi counter-attack ( serangan balik) yang juga telah diterapkan dengan baik oleh Jose Mourinho pelatih Real Madrid.</p>
<p>Untuk itu disaat trump sibuk menyerang iran maka iran harus siap bagi mengarahkan dan melepaskan peluru-peluru kendali jarak jauhnya untuk menghujani lokasi-lokasi strategis di Washington DC dan kota-kota besar lainnya seperti New York, Chicago, Los Angeles dan lain-lain kota secara terukur sampai rakyat amerika lelah dan dihantui ketakutan.</p>
<p>Sehingga mereka mendesak para pemimpinnya untuk mencopot dan menjatuhkan trump dari kursi kepresidenannya karena dengan demikianlah diharapkan dunia akan bisa damai karena kita tahu trump adalah sosok pemimpin yang telah banyak menjadi biang kerok dari segala kerusuhan dan kekacauan serta peperangan yang terjadi di dunia saat ini.</p>
<p>Dengan jatuhnya donald trump diharapkan ketegangan dan kerusuhan serta peperangan akan bisa segera berakhir sehingga dunia akan kembali damai dan kehidupan ekonomi serta bisnis akan kembali pulih seperti semula. Dan itulah yang kita harapkan.</p>
<p><strong>Anwar Abbas</strong></p>
<p><strong>Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaan</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/iran-dan-strategi-menyerang-ala-pelatih-sepakbola-top-dunia/">Iran dan Strategi Menyerang ala Pelatih Sepakbola Top Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/iran-dan-strategi-menyerang-ala-pelatih-sepakbola-top-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muhammadiyah Apresiasi Gerak Cepat Polres Barru Soal Masjid Nurut Tajdid </title>
		<link>https://muslimnetwork.id/muhammadiyah-apresiasi-gerak-cepat-polres-barru-soal-masjid-nurut-tajdid/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/muhammadiyah-apresiasi-gerak-cepat-polres-barru-soal-masjid-nurut-tajdid/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 14:37:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=419</guid>

					<description><![CDATA[<p>Barru, panjimas &#8211; Muhammadiyah menyampaikan apresiasi atas gerak...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/muhammadiyah-apresiasi-gerak-cepat-polres-barru-soal-masjid-nurut-tajdid/">Muhammadiyah Apresiasi Gerak Cepat Polres Barru Soal Masjid Nurut Tajdid </a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Barru, panjimas &#8211; Muhammadiyah menyampaikan apresiasi atas gerak cepat Polres Barru dalam melakukan pengamanan pada rangkaian peristiwa yang terjadi di Masjid Nurut Tajdid Muhammadiyah, Kabupaten Barru.</p>
<p>Meski demikian, Muhammadiyah menegaskan bahwa langkah pengamanan tersebut tetap harus diikuti dengan proses hukum yang serius terhadap dugaan tindak pidana yang telah dilaporkan terkait rangkaian peristiwa pelarangan pelaksanaan Salat Idulfitri warga Muhammadiyah pada 20 Maret 2026 dan insiden intimidasi dalam rapat lanjutan di Masjid Nurut Tajdid beberapa hari setelahnya.</p>
<p>Sikap itu mengemuka dalam pertemuan antara jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Barru dengan Kapolres Barru, AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., pada Kamis, 2 April 2026 di Mapolres Barru.</p>
<p>Dalam pertemuan itu, Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian hadir dalam posisi sebagai pengaman kegiatan masyarakat, bukan sebagai pihak yang menentukan boleh atau tidaknya pelaksanaan ibadah. Ia juga menyebut pihaknya menurunkan personel setelah menerima informasi adanya penolakan warga pada malam sebelum pelaksanaan Salat Id.</p>
<p>Pihak Muhammadiyah yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah delegasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel yang dipimpin oleh Wakil Ketua PWM Sulsel Prof Gagaring Pagalung, bersama dua Wakil Ketua PWM Sulsel lainnya, Dr Muhammad Syaiful Saleh dan Dr Mawardi Pewangi. PWM Sulsek turut didampingi tim hukum dan tim media.</p>
<p>Hadir pula Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Barru Akhmad Jamaluddin dan Wakil Ketua PDM Barru Ahsan Jafar. Mereka juga didampingi sejumlah kader Angkatan Muda Muhammadiyah.</p>
<p>Dalam forum itu, Prof Gagaring Pagalung menyampaikan bahwa pihaknya telah menyampaikan laporan kronologis secara utuh ke Polda Sulsel. Ia juga menekankan agar Polres Barru tetap mengusut dugaan tindak pidana yang telah dilaporkan, terutama yang berkaitan dengan pelarangan ibadah dan intimidasi.</p>
<p>&#8220;Kami mengapresiasi langkah sigap Pak Kapolres dalam mengambil langkah pengamanan guna mencegah eskalasi konflik. Tapi kami berharap laporan kami yang telah masuk tetap ditindaklanjuti,&#8221; pungkas Prof Gagaring.</p>
<p>Wakil Ketua PDM Barru, Ahsan Jafar juga menegaskan bahwa pada peristiwa hari pertama, aparat kepolisian berada di lapangan dalam posisi mengamankan situasi, bukan melarang pelaksanaan ibadah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Polres yang telah mengamankan rapat Muhammadiyah pada hari Ahad, 22 Maret 2026 di Masjid Nurut Tajdid yang juga sempat mendapatkan intimidasi dan teror dari beberapa oknum warga.</p>
<p>Muhammadiyah memandang bahwa langkah cepat aparat dalam menjaga situasi patut diapresiasi, tetapi penanganan laporan pengaduan yang telah masuk di Polres Barru tetap harus ditindaklanjuti. Laporan itu tercatat dalam Tanda Bukti Laporan Pengaduan Nomor: TBL/36/III/2026/RESKRIM, tertanggal 23 Maret 2026.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Ahsan juga mengulas sejarah wakaf dan pembangunan Masjid Nurut Tajdid yang sejak awal diinisiasi oleh Muhammadiyah. Dalam penjelasannya, ia menegaskan bahwa jejak historis masjid itu dapat ditelusuri dari pembelian tanah, proses wakaf, hingga pembangunan yang berjalan di lingkungan Muhammadiyah.</p>
<p>Ia menerangkan bahwa tanah seluas 560 meter persegi telah dibeli oleh pewakaf sejak 14 Januari 1997, untuk selanjutnya diwakafkan kepada Muhammadiyah untuk pembangunan masjid.</p>
<p>Penegasan wakaf tersebut, kata Ahsan, kembali ditegaskan oleh ahli waris melalui ikrar wakaf pada tahun 2022. Lalu ia menjelaskan proses pembangunan masjid melalui bantuan Muhammadiyah dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah</p>
<p>Bagi Muhammadiyah, langkah cepat Polres Barru dalam pengamanan layak diapresiasi karena membantu mencegah benturan yang lebih luas. Namun organisasi ini berharap aparat penegak hukum tidak berhenti pada upaya meredakan situasi, melainkan juga memberikan kepastian hukum atas laporan pidana yang telah diajukan.</p>
<p>Diketahui, pada hari yang sama, Kamis, 2 April 2026, Ketua PDM Barru Akhmad Jamaluddin telah dipanggil penyidik Polres Barru, untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan pelarangan ibadah salat Idulfitri, pada 20 Maret 2026 lalu.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/muhammadiyah-apresiasi-gerak-cepat-polres-barru-soal-masjid-nurut-tajdid/">Muhammadiyah Apresiasi Gerak Cepat Polres Barru Soal Masjid Nurut Tajdid </a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/muhammadiyah-apresiasi-gerak-cepat-polres-barru-soal-masjid-nurut-tajdid/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua OJK Tegaskan Perlunya Penguatan Ekonomi Keuangan Syari&#8217;ah Secara Berkelanjutan, tidak Hanya Saat Ramadan</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/ketua-ojk-tegaskan-perlunya-penguatan-ekonomi-keuangan-syariah-secara-berkelanjutan-tidak-hanya-saat-ramadan/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/ketua-ojk-tegaskan-perlunya-penguatan-ekonomi-keuangan-syariah-secara-berkelanjutan-tidak-hanya-saat-ramadan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 14:14:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=416</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network – Ketua Dewan Komisioner Otoritas...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/ketua-ojk-tegaskan-perlunya-penguatan-ekonomi-keuangan-syariah-secara-berkelanjutan-tidak-hanya-saat-ramadan/">Ketua OJK Tegaskan Perlunya Penguatan Ekonomi Keuangan Syari&#8217;ah Secara Berkelanjutan, tidak Hanya Saat Ramadan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan perlunya penguatan ekonomi dan keuangan syariah secara berkelanjutan, tidak hanya aktif pada momentum Ramadan.</p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan saat penutupan Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 di Jakarta, Kamis (2/4/2026). Ia menilai masih terdapat persepsi di masyarakat bahwa aktivitas ekonomi syariah hanya meningkat selama bulan Ramadan.</p>
<p>“Ada persepsi kegiatan yang baik hanya dilakukan saat Ramadan. Padahal, ekonomi dan keuangan syariah harus terus digerakkan sepanjang tahun,” ujar Friderica.</p>
<p>Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi syariah, didukung jumlah penduduk muslim yang signifikan. Hal ini tercermin dari posisi Indonesia yang menempati peringkat ketiga dalam Global Islamic Economic Indicator.</p>
<p>Selain itu, sektor keuangan syariah nasional juga masuk dalam enam besar dunia untuk berbagai instrumen, seperti perbankan, asuransi, dan sukuk.</p>
<p>Friderica menambahkan, kinerja industri keuangan syariah tetap menunjukkan pertumbuhan stabil di tengah tantangan global. Hingga akhir 2025, total aset keuangan syariah tercatat mencapai sekitar Rp3.100 triliun.</p>
<p>Namun, ia mengakui masih terdapat tantangan dalam meningkatkan pemanfaatan produk keuangan syariah di masyarakat.</p>
<p>“Inklusi keuangan syariah masih rendah. Literasi yang baik harus diikuti peningkatan penggunaan produk agar manfaatnya dirasakan lebih luas,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PEPK) OJK, Dicky Kartikoyono, menyoroti adanya kesenjangan antara literasi dan inklusi keuangan syariah.</p>
<p>“Literasinya sudah 43,4 persen, tetapi inklusinya masih rendah. Artinya, pemahaman masyarakat cukup baik, namun belum diikuti penggunaan produk secara optimal,” kata Dicky.</p>
<p>Ia membandingkan kondisi tersebut dengan keuangan konvensional yang memiliki tingkat inklusi lebih tinggi karena kemudahan akses digital.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, OJK juga mencatat capaian positif melalui program GERAK Syariah 2026 selama Ramadan, dengan penghimpunan dana sebesar Rp6,83 triliun dan penyaluran Rp6,86 triliun kepada masyarakat.</p>
<p>Program tersebut didukung ribuan kegiatan literasi, inklusi, dan sosial yang menjangkau lebih dari 8 juta orang. Capaian ini diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat ekonomi syariah secara berkelanjutan sepanjang tahun</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/ketua-ojk-tegaskan-perlunya-penguatan-ekonomi-keuangan-syariah-secara-berkelanjutan-tidak-hanya-saat-ramadan/">Ketua OJK Tegaskan Perlunya Penguatan Ekonomi Keuangan Syari&#8217;ah Secara Berkelanjutan, tidak Hanya Saat Ramadan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/ketua-ojk-tegaskan-perlunya-penguatan-ekonomi-keuangan-syariah-secara-berkelanjutan-tidak-hanya-saat-ramadan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wasekjen MUI Ihsan Tanjung Berikan Ucapan Selamat Kepada Laksdya TNI Edwin SH., M.Han Atas Pengangkatan Sebagai Wakasal </title>
		<link>https://muslimnetwork.id/wasekjen-mui-ihsan-tanjung-berikan-ucapan-selamat-kepada-laksdya-tni-edwin-sh-m-han-pengangkatan-sebagai-wakasal/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/wasekjen-mui-ihsan-tanjung-berikan-ucapan-selamat-kepada-laksdya-tni-edwin-sh-m-han-pengangkatan-sebagai-wakasal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 08:03:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=410</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Dr M. Ihsan Tanjung,...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/wasekjen-mui-ihsan-tanjung-berikan-ucapan-selamat-kepada-laksdya-tni-edwin-sh-m-han-pengangkatan-sebagai-wakasal/">Wasekjen MUI Ihsan Tanjung Berikan Ucapan Selamat Kepada Laksdya TNI Edwin SH., M.Han Atas Pengangkatan Sebagai Wakasal </a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Dr M. Ihsan Tanjung, selaku Wasekjen MUI menyampaikan ucapan selamat yang hangat kepada Laksamana Madya (Laksdya) TNI Edwin SH., M.Han. atas pengangkatannya sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (WAKASAL), yang resmi diumumkan melalui Surat Keputusan Presiden terkait struktur organisasi dan pengangkatan jajaran tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) periode tahun ini.</p>
<p>Pengangkatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperkuat tata kelola institusi TNI Angkatan Laut (TNI AL), selaras dengan visi pembangunan pertahanan dan keamanan nasional tahun 2025-2030. Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat peran TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia, sekaligus mendukung program ekonomi maritim yang menjadi prioritas utama pembangunan nasional.</p>
<p>&#8216;Selamat untuk Laksmana Madya Edwin menjadi Wakil KASAL, Tahniah untuk Datuk orang Minang yang berhasil mencapai posisi jabatan tinggi di lingkungan Angkatan Laut, kita berharap menjadi panutan bagi anak-anak muda dari minang untuk memacu semangat meniti karir dan mencapai puncak sehingga dapat memajukan bangsa melalui amanah yang diberikan,&#8221; ujar Ihsan Tanjung</p>
<p>Wasekjen MUI itu juga menyampaikan bahwa pengangkatan Laksdya TNI Edwin menjadi bukti kepercayaan yang tinggi terhadap kompetensi dan integritas yang dimiliki oleh perwira tinggi tersebut.</p>
<p>“Sekali lagi sesama urang minang dengan penuh rasa bangga menyampaikan apresiasi atas pengangkatan Bapak Laksdya TNI Edwin SH., M.Han. sebagai Wakasal. Jabatan strategis ini bukan hanya beban tanggung jawab besar, tetapi juga kesempatan emas untuk terus berkontribusi dalam memperkuat institusi TNI AL dan mendukung kemajuan bangsa serta negara,” tandas Ihsan Tanjung yang juga aktif di berbagai organisasi profesi Advokat.</p>
<p>Menurutnya, latar belakang pendidikan hukum yang kuat yang dimiliki Laksdya TNI Edwin menjadi nilai tambah penting dalam menghadapi berbagai tantangan kompleks di era globalisasi dan perkembangan teknologi maritim yang pesat.</p>
<p>Dirinya yakin, dengan pemahaman yang mendalam tentang hukum, tata kelola institusi, serta dinamika keamanan regional dan internasional, beliau akan mampu membawa TNI AL menjadi lebih profesional.</p>
<p>&#8220;Selain itu, kami optimis ia akan berperan aktif dalam menjaga keamanan wilayah, melindungi kepentingan nasional, serta mengembangkan kerja sama dengan mitra internasional dalam menangani isu-isu maritim bersama,” pungkasnya</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/wasekjen-mui-ihsan-tanjung-berikan-ucapan-selamat-kepada-laksdya-tni-edwin-sh-m-han-pengangkatan-sebagai-wakasal/">Wasekjen MUI Ihsan Tanjung Berikan Ucapan Selamat Kepada Laksdya TNI Edwin SH., M.Han Atas Pengangkatan Sebagai Wakasal </a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/wasekjen-mui-ihsan-tanjung-berikan-ucapan-selamat-kepada-laksdya-tni-edwin-sh-m-han-pengangkatan-sebagai-wakasal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wasekjen MUI, Ihsan Tanjung Sampaikan Ucapan Selamat kepada Hendarsam Marantoko yang Menjadi Dirjen Imigrasi RI</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/wasekjen-mui-ihsan-tanjung-sampaikan-ucapan-selamat-kepada-hendarsam-marantoko-yang-menjadi-dirjen-imigrasi-ri/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/wasekjen-mui-ihsan-tanjung-sampaikan-ucapan-selamat-kepada-hendarsam-marantoko-yang-menjadi-dirjen-imigrasi-ri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 07:33:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=404</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Hendarsam Marantoko ditunjuk menjadi...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/wasekjen-mui-ihsan-tanjung-sampaikan-ucapan-selamat-kepada-hendarsam-marantoko-yang-menjadi-dirjen-imigrasi-ri/">Wasekjen MUI, Ihsan Tanjung Sampaikan Ucapan Selamat kepada Hendarsam Marantoko yang Menjadi Dirjen Imigrasi RI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Hendarsam Marantoko ditunjuk menjadi Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi oleh Presiden RI, Prabowo Subianto yang langsung mendapatkan berbagai ucapan selamat dari berbagai kalangan.</p>
<p>Salah satunya datang dari sahabatnya Dr M. Ihsan Tanjung yang juga menjadi Wasekjen MUI yang juga bersama Hendarsam aktif di Himpunan Kurator dan Pengurus Indonesia (HKPI) dan Advokat.</p>
<p>Ihsan Tanjung turut mengapresiasi dan berikan selamat atas amanah besar yang kini diemban sahabatnya tersebut.</p>
<p>Ihsan Tanjung menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa agar Hendarsam Marantoko dapat menjalankan tugasnya dengan baik dalam memimpin Direktorat Jenderal Imigrasi di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.</p>
<p>Dirinya menilai sosok Hendarsam merupakan figur yang memiliki pengalaman dan integritas dalam menjalankan tugas negara.</p>
<p>“Saya secara pribadi mengucapkan selamat kepada sahabat saya Hendarsam Marantoko yang telah dipercaya menjadi Dirjen Imigrasi. Ini tentu amanah besar dari negara, dan saya yakin beliau mampu menjalankannya dengan baik,” ujar Wasekjen MUI tersebut kepada awak media, Sabtu (14/3/26).</p>
<p>Menurut Ihsan, penunjukan Hendarsam sebagai Dirjen Imigrasi merupakan langkah yang tepat.</p>
<p>Ia berharap kepemimpinan baru di tubuh Imigrasi dapat membawa perubahan positif, terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat pengawasan keimigrasian di seluruh wilayah Indonesia.</p>
<p>Ia juga menilai, tantangan di sektor keimigrasian saat ini semakin kompleks, mulai dari pengawasan lalu lintas orang asing hingga pencegahan berbagai potensi pelanggaran hukum yang berkaitan dengan keimigrasian.</p>
<p>“Ke depan tentu tantangan semakin besar. Namun saya percaya dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki Hendarsam Marantoko, Direktorat Jenderal Imigrasi akan semakin profesional dan kuat dalam menjalankan tugasnya,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/wasekjen-mui-ihsan-tanjung-sampaikan-ucapan-selamat-kepada-hendarsam-marantoko-yang-menjadi-dirjen-imigrasi-ri/">Wasekjen MUI, Ihsan Tanjung Sampaikan Ucapan Selamat kepada Hendarsam Marantoko yang Menjadi Dirjen Imigrasi RI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/wasekjen-mui-ihsan-tanjung-sampaikan-ucapan-selamat-kepada-hendarsam-marantoko-yang-menjadi-dirjen-imigrasi-ri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wasekjen MUI Ihsan Tanjung Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Friderica Widyasari Dewi Sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/wasekjen-mui-ihsan-tanjung-ucapkan-selamat-atas-terpilihnya-friderica-widyasari-dewi-sebagai-ketua-dewan-komisioner-ojk/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/wasekjen-mui-ihsan-tanjung-ucapkan-selamat-atas-terpilihnya-friderica-widyasari-dewi-sebagai-ketua-dewan-komisioner-ojk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 07:19:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=401</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Jakarta, muslim network &#8211; Setelah Komisi XI...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/wasekjen-mui-ihsan-tanjung-ucapkan-selamat-atas-terpilihnya-friderica-widyasari-dewi-sebagai-ketua-dewan-komisioner-ojk/">Wasekjen MUI Ihsan Tanjung Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Friderica Widyasari Dewi Sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Jakarta, muslim network &#8211; Setelah Komisi XI DPR RI menetapkan lima pimpinan baru Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026–2031 banyak ucapan selamat disampaikan kepada Ketua OJK terpilih, Friderica Widyasari Dewi.</p>
<p>Termasuk diantaranya yang pertama kali mengucapkan selamat menjalankan tugas disampaikan Wasekjen MUI, Dr M.Ihsan Tanjung kepada Friderica Widyasari Dewi &#8211; yang akrab disapa Kiky.</p>
<p>”Selamat menjalankan tugas, semoga di bawah kepemimpinan Ibu Kiky lembaga pengawas sektor jasa keuangan tersebut menjadi lebih kuat dan berwibawa,” kata Ihsan Tanjung yang juga manjadi anggota Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI bersama dengan Widyasari Dewi.</p>
<p>Dirinya mendukung kepemimpinan Widyasari Dewi di OJK agar salah satu lembaga keuangan di Imdonesia tersebut menjadi lebih baik dan lebih maju untuk mendukung perekonomian Indonesia.</p>
<p>&#8220;Kita juga berharap Ketua OJK yang baru dapat membantu mencegah terjadinya kejahatan di lembaga keuangan baik oleh kejahatan perorangan maupun kejahatan korporasi yang dapat merugikan masyarakat dan dunia usaha pada umumnya,</p>
<p>Penetapan dilakukan setelah Komisi XI melakukan uji kelayakan (fit and proper test) terhadap 10 kandidat untuk mengisi lima posisi strategis di lembaga pengawas sektor jasa keuangan tersebut.</p>
<p>Friderica Widyasari Dewi, orang lama dan tak asing lagi di komisioner tersebut, ditetapkan sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK yang baru.</p>
<p>Ketua Komisi XI DPR Mukhammad Misbakhun mengatakan, keputusan tersebut diambil secara musyawarah mufakat setelah rangkaian uji kelayakan dilakukan sejak pagi</p>
<p>“Komisi XI telah memutuskan hasil fit and proper test atas calon Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026-2031 untuk 5 jabatan, yaitu ada 10 yang melakukan fit and proper dan diputuskan ada 5 jabatan yang akan diisi, yaitu untuk Ketua, Ibu Friderica Widyasari Dewi,” kata Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/3).</p>
<p>Misbakhun mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah Komisi XI mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kapasitas, kompetensi, dan kinerja para kandidat.</p>
<p>“(Diambil secara) Musyawarah mufakat, dengan penuh kekeluargaan, tapi penuh dengan pertimbangan-pertimbangan teknis soal kompetensi dan profesional,” kata Misbakhun.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/wasekjen-mui-ihsan-tanjung-ucapkan-selamat-atas-terpilihnya-friderica-widyasari-dewi-sebagai-ketua-dewan-komisioner-ojk/">Wasekjen MUI Ihsan Tanjung Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Friderica Widyasari Dewi Sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/wasekjen-mui-ihsan-tanjung-ucapkan-selamat-atas-terpilihnya-friderica-widyasari-dewi-sebagai-ketua-dewan-komisioner-ojk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Ketahanan Pangan, Intani &#8211; PRBAT BRIN Teken Kerjasama Pengembangan Aquaponik Modern</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/dukung-ketahanan-pangan-intani-prbat-brin-teken-kerjasama-pengembangan-aquaponik-modern/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/dukung-ketahanan-pangan-intani-prbat-brin-teken-kerjasama-pengembangan-aquaponik-modern/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 07:28:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=393</guid>

					<description><![CDATA[<p>CIBINONG, muslim network &#8211;Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/dukung-ketahanan-pangan-intani-prbat-brin-teken-kerjasama-pengembangan-aquaponik-modern/">Dukung Ketahanan Pangan, Intani &#8211; PRBAT BRIN Teken Kerjasama Pengembangan Aquaponik Modern</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>CIBINONG, muslim network &#8211;Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia (Intani) dan Pusat Riset Budidaya Air Tawar (PRBAT)-BRIN melanjutkan kerjasama pengembangan teknologi Aquaponik berbasis bakteri indigeneus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan oleh Ketua Umum Intani Guntur Subagja M dengan Kepala PRBAT-BRIN Dr.rer.nat. Fahrurrozi, MSi di KST Soekarno, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/3/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Melalui kerjasama pengembangan teknologi Aquaponik ini salah satu implementasi agar outcame kegiatan BRIN memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ini kerjasama lanjutan antara kami dengan Intani,&#8221; ujar Dr.rer.nat. Fahrurrozi, MSi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Senada, Ketua Umum Intani Guntur Subagja mengatakan melalui kerjasama ini pihaknya menerapkan hasil pengembangan teknologi aquaponik ini bagi masyarakat. Terutama mendukung program ketahanan berbasis usaha rumah tangga dan urban farming.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Teknologi aquaponik yang dikembangan ini adalah sistem integrated farming yang memiliki skala usaha rumah tangga maupun UMKM serta cocok untuk urban farming karena tidak membutuhkan lahan yang luas,&#8221; ujar Guntur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sedang Dr. Bambang Widyo Saputro, MSi peneliti BRIN dan juga Ketua Tim mengungkapkan setelah melakukan pengembangan dua tahun dihasilkan teknologi aquaponik modern berbasis bakteri indigeneus. Bakteri inilah yang menjadi unsur penting dalam budidaya integrasi ikan air tawar dengan sayuran dalam teknologi aquaponik modern ini.(*)</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/dukung-ketahanan-pangan-intani-prbat-brin-teken-kerjasama-pengembangan-aquaponik-modern/">Dukung Ketahanan Pangan, Intani &#8211; PRBAT BRIN Teken Kerjasama Pengembangan Aquaponik Modern</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/dukung-ketahanan-pangan-intani-prbat-brin-teken-kerjasama-pengembangan-aquaponik-modern/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekjen MUI Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Friderica Widyasari Dewi Sebagai Ketua OJK</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/sekjen-mui-ucapkan-selamat-atas-terpilihnya-friderica-widyasari-dewi-sebagai-ketua-ojk/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/sekjen-mui-ucapkan-selamat-atas-terpilihnya-friderica-widyasari-dewi-sebagai-ketua-ojk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 16:41:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=388</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Bulan Ramadhan 1447 H...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/sekjen-mui-ucapkan-selamat-atas-terpilihnya-friderica-widyasari-dewi-sebagai-ketua-ojk/">Sekjen MUI Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Friderica Widyasari Dewi Sebagai Ketua OJK</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Bulan Ramadhan 1447 H kali ini menjadi istimewa sebagai bulan yang penuh berkah dan penuh rahmat. Masih dalam suasana penuh rahmat dan berkah ini, Friderica Widyasari Dewi dan bebarapa yang lainnya ditetapkan oleh Komisi XI DPR RI sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).</p>
<p>Ketetapan melalui uji kelayakan atau fit and proper test yang dilakukan hari Rabu (11/3/2026) ini. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi XI DPR, Misbakhun di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).</p>
<p>Posisi Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, dari Komisi XI sepakat menunjuk Hernawan Bekti Sasongko. Kemudian Hasan Fawzi, terpilih sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.</p>
<p>Tentu semua pihak berharap agar OJK membawa suasa yang lebih produktif dalam menjalankan ungsi utama OJK dalam perbankan yakni menyelenggarakan; Pertama, sistem pengaturan dan pengawasan terintegrasi terhadap seluruh kegiatan perbankan baik konvensional maupun syariah</p>
<p>Kedua, untuk menciptakan industri yang sehat, stabil, transparan, akuntabel dalam melindungi kepentingan nasabah; ketiga, berwenang mengatur perizinan, pengawasan kesehatan bank, dan memberikan sanksi sehigga dunia perbankan, pasar modal, asuransi dalam berjalan secara stabil di tengah tantangan keuangan global.</p>
<p>Buya Amirsyah berharap pentingnya stabilitas sistem keuangan. Sebagai lembaga yang memiliki otiritas diharapkan OJK dapat memperkuat berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan lembaga lain seperti DSN-MUI untuk menjaga stabilitas sistem perbankan dan menangani bank bermasalah.</p>
<p>Buya Amirsyah yang juga sekretaris Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI mengharapkan OJK dapat meningkatkan kontribusi Lembaga Keuangan Syariah (LKS) secara signifikan terhadap penguatan ekonomi keuangan syarih melalui peningkatan; pertama, penyediaan akses permodalan berbasis bagi hasil;</p>
<p>Kedua, inklusi keuangan syariah bagi sektor UMKM; ketiga, peningkatan pengelolaan dana sosial (ZISWAF). LKS diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi, mengurangi kesenjangan sosial, dan memfasilitasi pengembangan sektor halal yang produktif hingga kini.</p>
<p>Berdasarkan proyeksi dan data terkini kontribusi lembaga keuangan syariah (LKS) di Indonesia pada tahun 2026 diperkirakan akan terus meningkat, dengan pangsa pasar (market share) perbankan syariah diproyeksikan mencapai sekitar 8-9% dari total industri perbankan nasional.</p>
<p>&#8220;Pihaknya berharap pertumbuhan ini bisa kearah positif di tengah tantangan secara nasional dan global pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/sekjen-mui-ucapkan-selamat-atas-terpilihnya-friderica-widyasari-dewi-sebagai-ketua-ojk/">Sekjen MUI Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Friderica Widyasari Dewi Sebagai Ketua OJK</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/sekjen-mui-ucapkan-selamat-atas-terpilihnya-friderica-widyasari-dewi-sebagai-ketua-ojk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
