Bangsa kita telah memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945 sehingga sejak saat itu kita telah menjadi negara yang merdeka dan berdaulat.
Untuk mempertahakan kemerdekaan dan kedaulatan tersebut Sukarno, Hatta, Jenderal Sudirman dan Bung Tomo serta lainnya telah berjuang dengan keras untuk membuat bangsa ini bisa duduk sama rendah dan tegak sama tinggi dengan bangsa-bangsa dan negara-negara lain di dunia.
Di samping itu sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat kita telah memancangkan sikap dan pendirian kita dimana tidak boleh ada satu negarapun di dunia ini yang boleh mendikte dan menindas kita dan kita sebagai bangsa harus bisa bicara lantang kepada dunia karena kita punya hak untuk mengatur diri dan nasib kita sendiri.
Hal-hal seperti inilah tampaknya akhir-akhir ini yang tidak lagi dihormati oleh Amerika Serikat. Oleh karena itu dalam menghadapi manuver-manuver yang dilakukan Trump tersebut kita berharap agar Prabowo bisa berdiri dengan gagah perkasa.
Bahkan jika perlu, Prabowo harus berani memukul-mukulkan tangannya ke meja tempat Trump duduk untuk memperlihatkan kepadanya bahwa kita adalah bangsa yang memiliki kemandirian dan tidak bisa di paksa-paksa.
Hal ini penting kita lakukan karena kita sebagai bangsa juga punya harga diri. Oleh karena itu bila mereka tidak mau memperlakukan kita dengan baik dan berkeadilan maka seperti dikatakan Presiden Sukarno pada pidatonya tanggal 17 Agustus 1965 Go to hell with your aid.
Persetan dengan dengan bantuanmu. Kata-kata perlu diucapkan oleh Bung Karno sebagai bentuk penolakannya terhadap campur tangan dan sikap mendikte Amerika Serikat yang telah meminta Bung Karno untuk mengorbankan kedaulatan politik negaranya demi mendapatkan bantuan ekonomi dan pinjaman luar negeri yang akan mereka berikan.
Dan sekarang peristiwa serupa juga tampak berulang dimana Trump dengan sombongnya telah mendikte negara kita. Untuk menghadapi hal demikian kita berharap agar Prabowo bisa bersikap keras dan tegas dalam menghadapi sikap Trump yang tamak dan culas tersebut.
Dan kita sebagai bangsa jangan pula takut akan menghadapi masalah demi menjaga kedaulatan kita sebagai bangsa apalagi kita punya presiden seorang Jenderal yang pemberani yang siap mati untuk kemajuan bangsa dan negaranya.
Anwar Abbas
Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaan
