<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Anwar Abbas Arsip - Muslim Network</title>
	<atom:link href="https://muslimnetwork.id/tag/anwar-abbas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://muslimnetwork.id/tag/anwar-abbas/</link>
	<description>Jaringan Muslim Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Feb 2026 07:26:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://muslimnetwork.id/go/wp-content/uploads/2026/02/cropped-logo-muslimnetwork-32x32.jpg</url>
	<title>Anwar Abbas Arsip - Muslim Network</title>
	<link>https://muslimnetwork.id/tag/anwar-abbas/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Anwar Abbas kepada Donald Trump : Go To Hell With Your Aid</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/anwar-abbas-kepada-donald-trump-go-to-hell-with-your-aid/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/anwar-abbas-kepada-donald-trump-go-to-hell-with-your-aid/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2026 07:21:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar Abbas]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[GO TO HELL WITH YOUR AID]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=366</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Bangsa kita telah memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/anwar-abbas-kepada-donald-trump-go-to-hell-with-your-aid/">Anwar Abbas kepada Donald Trump : Go To Hell With Your Aid</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Bangsa kita telah memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945 sehingga sejak saat itu kita telah menjadi negara yang merdeka dan berdaulat.</p>
<p>Untuk mempertahakan kemerdekaan dan kedaulatan tersebut Sukarno, Hatta, Jenderal Sudirman dan Bung Tomo serta lainnya telah berjuang dengan keras untuk membuat bangsa ini bisa duduk sama rendah dan tegak sama tinggi dengan bangsa-bangsa dan negara-negara lain di dunia.</p>
<p>Di samping itu sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat kita telah memancangkan sikap dan pendirian kita dimana tidak boleh ada satu negarapun di dunia ini yang boleh mendikte dan menindas kita dan kita sebagai bangsa harus bisa bicara lantang kepada dunia karena kita punya hak untuk mengatur diri dan nasib kita sendiri.</p>
<p>Hal-hal seperti inilah tampaknya akhir-akhir ini yang tidak lagi dihormati oleh Amerika Serikat. Oleh karena itu dalam menghadapi manuver-manuver yang dilakukan Trump tersebut kita berharap agar Prabowo bisa berdiri dengan gagah perkasa.</p>
<p>Bahkan jika perlu, Prabowo harus berani memukul-mukulkan tangannya ke meja tempat Trump duduk untuk memperlihatkan kepadanya bahwa kita adalah bangsa yang memiliki kemandirian dan tidak bisa di paksa-paksa.</p>
<p>Hal ini penting kita lakukan karena kita sebagai bangsa juga punya harga diri. Oleh karena itu bila mereka tidak mau memperlakukan kita dengan baik dan berkeadilan maka seperti dikatakan Presiden Sukarno pada pidatonya tanggal 17 Agustus 1965 Go to hell with your aid.</p>
<p>Persetan dengan dengan bantuanmu. Kata-kata perlu diucapkan oleh Bung Karno sebagai bentuk penolakannya terhadap campur tangan dan sikap mendikte Amerika Serikat yang telah meminta Bung Karno untuk mengorbankan kedaulatan politik negaranya demi mendapatkan bantuan ekonomi dan pinjaman luar negeri yang akan mereka berikan.</p>
<p>Dan sekarang peristiwa serupa juga tampak berulang dimana Trump dengan sombongnya telah mendikte negara kita. Untuk menghadapi hal demikian kita berharap agar Prabowo bisa bersikap keras dan tegas dalam menghadapi sikap Trump yang tamak dan culas tersebut.</p>
<p>Dan kita sebagai bangsa jangan pula takut akan menghadapi masalah demi menjaga kedaulatan kita sebagai bangsa apalagi kita punya presiden seorang Jenderal yang pemberani yang siap mati untuk kemajuan bangsa dan negaranya.</p>
<p>Anwar Abbas<br />
Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaan</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/anwar-abbas-kepada-donald-trump-go-to-hell-with-your-aid/">Anwar Abbas kepada Donald Trump : Go To Hell With Your Aid</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/anwar-abbas-kepada-donald-trump-go-to-hell-with-your-aid/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbedaan Awal Puasa dan Pentingnya Toleransi Demi Menjaga Persatuan dan Kesatuan Umat</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/perbedaan-awal-puasa-dan-pentingnya-toleransi-demi-menjaga-persatuan-dan-kesatuan-umat/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/perbedaan-awal-puasa-dan-pentingnya-toleransi-demi-menjaga-persatuan-dan-kesatuan-umat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 00:32:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar Abbas]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Mazhab]]></category>
		<category><![CDATA[MUI]]></category>
		<category><![CDATA[Perbedaan Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Puasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=348</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Umat Islam sudah terbiasa...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/perbedaan-awal-puasa-dan-pentingnya-toleransi-demi-menjaga-persatuan-dan-kesatuan-umat/">Perbedaan Awal Puasa dan Pentingnya Toleransi Demi Menjaga Persatuan dan Kesatuan Umat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Umat Islam sudah terbiasa dengan perbedaan pendapat. Hal itu tercermin dalam kehidupan 4 orang Imam yang sangat terkenal yang menjadi ikutan kaum muslimin yaitu imam syafii, hanafi, maliki dan hanbali.</p>
<p>Menurut Wakil Ketua MUI, buya Anwar Abbas, masing-masing mereka (Imam) punya pengikut, sikap dan pandangan sendiri-sendiri sehingga telah melahirkan mazhab-mazhab.</p>
<p>Pengikut mazhab Hanafi lebih banyak di Asia Selatan dan Turki. Mazhab Syafii di Asia Tenggara dan Yaman.Imam Maliki di Afrika Utara dan pengikut imam Hanbali di Arab Saudi.</p>
<p>&#8220;Kita tahu para imam mazhab tersebut adalah orang-orang yang alim dan ahli, serta sangat berjasa dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan memajukan agama islam,&#8221; ujar Buya Anwar Abbas.</p>
<p>Kapan mereka hidup ? Imam Abu Hanifah (w. 150 H) sezaman dengan Imam Malik (w. 179 H). Imam Malik sezaman dan menjadi guru Imam Syafi&#8217;i (w. 204 H). Imam Syafi&#8217;i kemudian menjadi guru dari Imam Ahmad bin Hanbal (w. 241 H).</p>
<p>&#8220;Salah satu hal menarik dari mereka adalah sikap toleran yang telah mereka perlihatkan kepada kita. Kita tahu meskipun mereka berbeda sikap dan pandangan dalam banyak hal namun mereka tetap saling hormat menghormati dan tidak mau memaksakan pendapatnya kepada yang lain,&#8221; tandas Buya Anwar Abbas.</p>
<p>Hal itu bisa terjadi karena mereka selain sangat mengutamakan ukhuwah islamiyah, juga karena mereka melihat perbedaan pendapat tersebut bukanlah sebuah bencana atau malapetaka tapi sebuah rahmat.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu mereka tidak pernah disibukkan oleh perbedaan apalagi menjadikan perbedaan itu sebagai dasar untuk memvonis atau menyalahkan pihak yang lain,&#8221; urai Buya pada Rabu(18/2/26) kepada muslim network.</p>
<p>Sebagai contoh kita lihat bagaimana sikap dari Imam Syafi&#8217;i yang berbeda pendapat dengan Imam Abu Hanifah. Kita tahu imam syafii dalam shalat subuh membaca qunut sementara imam abu hanifah tidak. Lalu ketika imam syafii berziarah ke makam imam Abu Hanifah di Baghdad, Imam Syafi&#8217;i tidak membaca qunut pada waktu shalat Subuh. Ketika imam syafii ditanya mengapa beliau tidak qunut ? Imam syafii menjawab, Saya menghormati imam Abu Hanifah.</p>
<p>Hal serupa juga diperlihatkan imam Ahmad bin hanbal kepada imam syafii. Kita tahu beliau berdua sering berbeda pendapat dalam masalah fiqih, tetapi meskipun demikian Imam Ahmad bin Hanbal menyatakan bahwa beliau selalu mendoakan Imam Syafi&#8217;i dalam shalatnya bahkan hal itu sudah beliau lakukan selama empat puluh tahun.</p>
<p>Lalu timbul pertanyaan apakah kita yang mengagumi dan menjadi pengikut dari para imam tersebut akan berpecah belah karena ada perbedaan pendapat ?</p>
<p>&#8220;Tentu saja tidak. Oleh sebab itu karena diantara kita sekarang ini terdapat perbedaan pendapat terkait dengan awal ramadhan tahun 1447 H, yaitu ada yang berpuasa hari ini (Rabu) dan ada pula yang berpuasa besok (Kamis) maka dalam hal ini kita berharap agar masing-masing pihak dapat meniru sikap tasamuh dan toleransi dari para imam mazhab tersebut,&#8221; kata Buya lagi.</p>
<p>Dan jangan ada diantara kita yang memaksakan pendapatnya kepada pihak lain karena kita tahu metode yang dipergunakan oleh masing-masing pihak untuk sampai kepada kesimpulannya masing-masing yaitu dua metode ( hisab dan ru&#8217;yah) yang memang dibenarkan dan diterima oleh syara&#8217;.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu sikap terbaik yang perlu kita buat, mari kita kembangkan sikap saling hormat menghormati diantara kita karena memang dengan cara seperti itulah, kita akan dapat menegakkan ketertiban dan ukhuwah islamiyah serta persatuan dan kesatuan yang baik dan kuat diantara kita,&#8221; pungkasnya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/perbedaan-awal-puasa-dan-pentingnya-toleransi-demi-menjaga-persatuan-dan-kesatuan-umat/">Perbedaan Awal Puasa dan Pentingnya Toleransi Demi Menjaga Persatuan dan Kesatuan Umat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/perbedaan-awal-puasa-dan-pentingnya-toleransi-demi-menjaga-persatuan-dan-kesatuan-umat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anwar Abbas Luruskan Pemahaman Purbaya Soal Perbankan Syariah</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/anwar-abbas-luruskan-pemahaman-purbaya-soal-perbankan-syariah/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/anwar-abbas-luruskan-pemahaman-purbaya-soal-perbankan-syariah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 00:31:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar Abbas]]></category>
		<category><![CDATA[Kritik]]></category>
		<category><![CDATA[Perbankan Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Purbaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=336</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Kritik Menteri Keuangan Purbaya...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/anwar-abbas-luruskan-pemahaman-purbaya-soal-perbankan-syariah/">Anwar Abbas Luruskan Pemahaman Purbaya Soal Perbankan Syariah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Kritik Menteri Keuangan Purbaya terhadap perbankan syariah perlu disikapi dengan hati yang lapang dan pikiran yang jernih agar kita tahu masalah dan bisa mencari solusi yang baik bagi kemajuan dunia perbankan syariah kedepannya.</p>
<p>Seperti yang disampaikan Dr Anwar Abbas selaku pengamat sosial ekonomi dan keagamaan sekaligus Ketua PP Muhammadiyah yang mengatakan memang filosofi dan prinsip yang dipergunakan oleh bank syariah dan konvensional berbeda.</p>
<p>&#8220;Dalam sistem perbankan konvensional pertimbangan-pertimbangan rasional sangat dikedepankan dan tidak mengaitkannya dengan masalah halal dan haram,&#8221; ujar Buya Anwar Abbas kepada muslim network, pada hari Senin (16/2/26)</p>
<p>Lebih lanjut Buya Anwar Abbas mengatakan di dalam perbankan syariah juga mempergunakan pertimbangan-pertimbangan rasional tapi bedanya pertimbangan-pertimbangan rasional tersebut harus dituntun dan dicerahkan dengan nilai-nilai dari ajaran islam.</p>
<p>&#8220;Disinilah kita melihat arti pentingnya membicarakan kritik dan kegelisahan yang disampaikan purbaya. Purbaya melihat perbankan syariah indonesia hanya sekedar mengganti istilah tanpa memberikan keadilan ekonomi yang nyata karena dia melihat dalam praktek di lapangan banyak para pelaku usaha merasa pembiayaan yang diberikan oleh perbankan syariah jauh lebih mahal dari bank konvensional,&#8221; urai Buya.</p>
<p>Dari pernyataan Purbaya itu menurut Buya Anwar Abbas, ada dua hal yang perlu digaris bawahi.</p>
<p>Pertama, Purbaya mengatakan bahwa apa yang dilakukan perbankan syariah hanya sekedar mengganti istilah. Saya rasa tidak hanya sekedar mengganti istilah tapi juga mengganti konsepnya.</p>
<p>Kalau dalam perbankan konvensional mereka mempergunakan istilah kredit. Istilah kredit dalam dunia perbankan konvensional mengacu kepada penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam antara bank (kreditur) dan pihak lain (debitur), yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga. Dalam Perbankan syariah tidak dikenal kata kredit dan juga kata bunga. Mereka telah mengganti istilah dan konsep tersebut dengan kata pembiayaan yang bentuknya bisa berupa jual beli ( murobahah) dan bagi hasil (Mudhorobah dan musyarokah).</p>
<p>&#8220;Jadi disini terlihat perbankan syariah telah membawa sesuatu yang baru dengan menawarkan konsep hijrah dari praktek perbankan yang dilarang oleh agama yaitu ribawi /bunga kepada yang non ribawi yang bentuknya bisa berupa jual beli dan bagi hasil,&#8221; kata Ketua PP Muhamamdiyah itu.</p>
<p>KEDUA, Purbaya mengkritik skema pembiayaan perbankan syariah lebih mahal dibandingkan bank konven. Hal ini memang sangat sulit untuk dibantah.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu yang penting untuk dibicarakan adalah mengapa hal itu bisa terjadi dan bagaimana solusinya. Ada beberapa sebab yang melatar belakanginya,&#8221; terang Buya Anwar Abbas.</p>
<p>1. Skala Bisnis dan Efisiensi: Bank syariah umumnya memiliki total aset yang masih lebih kecil dibandingkan bank konvensional, sehingga biaya operasional per unit produk cenderung lebih tinggi.</p>
<p>2. Biaya Dana (Cost of Fund) Tinggi: Karena di bank syariah, dana pihak ketiga nya lebih banyak dalam bentuk tabungan dan deposito sehingga cost of fund di bank syariah menjadi lebih mahal. Berbeda dengan bank konven di mana DPK nya lebih banyak di rek giro, sehingga bank konven lebih banyak dana murahnya. Seperti contoh; Bank-bank Himbara banyak memperoleh penempatan dana pemerintah dalam rekening giro yang berbiaya murah.</p>
<p>Begitu juga Bank BCA, karena keunggulan jaringan dan sistem IT nya, banyak memperoleh dana murah dari tabungan dan giro, di mana banyak nasabah nya menyimpan dana di BCA bukan karena insentif bunga simpanan, tapi karena kemudahan transaksi pembayaran antar nasabahnya.</p>
<p>3. Akad Jual Beli (Murabahah): Bank syariah sering menggunakan akad murabahah (jual beli) dengan margin keuntungan tetap (fixed rate). Hal ini membuat angsuran terkesan lebih tinggi di awal dibandingkan bunga konvensional yang seringkali rendah di awal tetapi mengambang (floating) di tahun berikutnya.</p>
<p>4. Risiko dan Transparansi: Bank syariah menanggung risiko yang berbeda karena tidak menggunakan sistem bunga, dan menekankan transparansi di awal tanpa biaya tersembunyi.</p>
<p>5. Biaya Administrasi : Beberapa pembiayaan syariah memiliki komponen biaya administrasi atau akad yang dirasakan lebih tinggi dalam jangka waktu tertentu.</p>
<p>Tetapi di samping itu yang perlu juga diketahui meskipun bank syariah terlihat lebih mahal di awal, bank syariah menawarkan keunggulan berupa kepastian cicilan (flat) hingga masa kontrak berakhir, kehalalan akad, dan tidak ada denda keterlambatan yang berlipat-lipat. D</p>
<p>&#8220;Dan kalau ada denda itu oleh perbankan syariah tidak dimasukkan ke dalam pendapatan perusahaan tapi kepada pendapatan non halal yang tidak boleh diambil oleh bank syariah tapi harus diperuntukkan bagi kepentingan sosial,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Oleh karena itu untuk memperbaiki keadaan perbankan syariah kedepannya sesuai dengan yang diharapkan Purbaya kita meminta kepada pihak pemerintah dan Purbaya sendiri sebagai Menteri Keuangan agar menempatkan dananya dalam rekening giro bank syariah karena selama ini pemerintah boleh dikatakan belum melakukannya sesuai dengan yang diharapkan.</p>
<p>Bahkan Kementrian Agama, UIN , Perguruan Tinggi Agama Islam dan sekolah-sekolah agama di bawah Kementrian Agama masih banyak menempatkan dananya di bank konvensional.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu bila harapan ini bisa dipenuhi oleh pemerintah maka tentu cost of fund bank syariah jelas akan turun sehingga dengan demikian pembiayaan perbankan syariah diharapkan akan bisa bersaing dengan bank konven seperti yang diharapkan Purbaya,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/anwar-abbas-luruskan-pemahaman-purbaya-soal-perbankan-syariah/">Anwar Abbas Luruskan Pemahaman Purbaya Soal Perbankan Syariah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/anwar-abbas-luruskan-pemahaman-purbaya-soal-perbankan-syariah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apakah Seorang Trump Akan Berani Memadurokan Ali Khamenei ?</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/apakah-seorang-trump-akan-berani-memadurokan-ali-khamenei/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/apakah-seorang-trump-akan-berani-memadurokan-ali-khamenei/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 00:23:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ali Khamenei]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar Abbas]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Meduro]]></category>
		<category><![CDATA[New]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=315</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Amerika Serikat jangan menyamakan...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/apakah-seorang-trump-akan-berani-memadurokan-ali-khamenei/">Apakah Seorang Trump Akan Berani Memadurokan Ali Khamenei ?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Amerika Serikat jangan menyamakan Iran dengan Venezuela dan jangan menyamakan Ali Khamenei dengan Meduro. Jika Trump berani melakukan sesuatu terhadap Ali Khamenei seperti yang dilakukannya terhadap Maduro maka dunia tentu akan berada dalam bahaya karena dunia akan terseret ke dalam perang panjang seperti yang terjadi di Afghanistan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seperti disampaikan pengamat ekonomi sosial keagamaan, Buya Anwar Abbs bahwa di bagian-bagian awal Amerika dengan kekuatan persenjataannya mungkin bisa saja menekuk Iran seperti yang mereka lakukan terhadap Thaliban di Afganistan tapi kemudian apa yang terjadi ?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Rakyat Afganistan bersama Thaliban melakukan perlawanan sehingga akhirnya Amerika harus angkat kaki. Demikian pula halnya yang akan terjadi di Iran. Maka rakyat Iran tentu tidak akan tinggal diam. Berbagai bentuk perlawanan akan mereka lakukan sehingga rakyat Amerika jelas tidak akan bisa bebas pergi kemana-mana di dunia ini,&#8221; tulis Buya Anwar Abbas, Kamis (12/2/26)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut Wakil Ketua Umum MUI itu juga menyampaikan karena bagi rakyat Iran membalas tindakan buruk Amerika Serikat dengan hal yang setimpal merupakan tugas suci.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apalagi Iran juga punya sekutu yang jelas-jelas akan siap untuk membantu baik diminta atau tidak diminta karena bagi mereka, Iran tentu sangat punya arti strategis tidak hanya dari perspektif ekonomi tapi juga politik dan militer.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Bagi China misalnya, Xi Jinping tentu tidak akan membiarkan Amerika mengganggu sekutunya karena bila ekonomi Iran terganggu terutama aliran minyaknya tidak lancar akibatnya tentu ekonomi China jelas akan terganggu semakin parah dan dalam karena sebelumnya suply minyak ke negerinya dari Venezuela juga sudah terputus karena diculiknya maduro yang anti Amerika.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lalu kemudian Donald Trump juga akan memutus suply minyak mereka dari k8ooan. Hal ini tentu jelas akan mendorong Xi Jin Ping untuk bertindak lebih keras bagi melindungi ekonomi dalam negerinya. Oleh karena itu bagi china menyelamatkan iran tentu akan benar-benar menjadi taruhan karena bagi Xi Jin Ping mengganggu iran tentu saja sama artinya dengan mengganggu negaranya sendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Bila Trump tetap nekat maka berarti Trump telah menyeret dunia ke dalam satu situasi yang sangat berbahaya. Dan hal itu tentu saja tidak boleh terjadi karena akan merusak ekonomi dan stabilitas global dan hal demikian tentu tidak kita inginkan,&#8221; pungkas Buya.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/apakah-seorang-trump-akan-berani-memadurokan-ali-khamenei/">Apakah Seorang Trump Akan Berani Memadurokan Ali Khamenei ?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/apakah-seorang-trump-akan-berani-memadurokan-ali-khamenei/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Buya Anwar Abbas Ungkap Syarat Jual Beli Emas Digital Agar Sesuai Syariat dan Terhindar dari Riba</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/buya-anwar-abbas-ungkap-syarat-jual-beli-emas-digital-agar-sesuai-syariat-dan-terhindar-dari-riba/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/buya-anwar-abbas-ungkap-syarat-jual-beli-emas-digital-agar-sesuai-syariat-dan-terhindar-dari-riba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 00:41:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar Abbas]]></category>
		<category><![CDATA[Emas digital]]></category>
		<category><![CDATA[New]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=292</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI)...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/buya-anwar-abbas-ungkap-syarat-jual-beli-emas-digital-agar-sesuai-syariat-dan-terhindar-dari-riba/">Buya Anwar Abbas Ungkap Syarat Jual Beli Emas Digital Agar Sesuai Syariat dan Terhindar dari Riba</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan penjelasan mendalam mengenai hukum menabung dan membeli emas secara digital yang kini menjadi tren investasi di masyarakat.</p>
<p>Wakil Ketua Umum MUI Periode 2025-2030, Buya Anwar Abbas, menegaskan bahwa transaksi tersebut diperbolehkan dalam Islam selama memenuhi kriteria keamanan dan ketersediaan barang fisik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Status Emas sebagai Komoditi di Indonesia</p>
<p>Buya Anwar Abbas menjelaskan bahwa kedudukan emas di Indonesia bukanlah sebagai alat tukar atau mata uang, melainkan sebagai komoditi atau barang. Hal ini didasarkan pada aturan negara yang menetapkan Rupiah sebagai satu-satunya mata uang resmi yang diakui di tanah air.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Di Indonesia emas bukan mata uang. Mata uang yang resmi diakui di negara RI adalah mata uang rupiah. Jadi emas statusnya di Indonesia adalah komoditi atau barang,” ujar Buya Anwar saat memberikan keterangan pada Selasa, (10/2/26).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai barang komoditi, emas sah untuk diperjualbelikan. Namun, Anwar menyarankan agar transaksi dilakukan secara langsung atau berhadap-hadapan antara penjual dan pembeli untuk memastikan kejelasan berat serta kadar karat emas tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketentuan Transaksi Emas Secara Daring</p>
<p>Mengenai maraknya platform digital yang menawarkan jasa jual beli emas, MUI menyatakan bahwa praktik tersebut diperbolehkan. Kendati demikian, faktor keamanan menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi agar transaksi tidak jatuh pada hukum haram.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Waketum MUI mengingatkan masyarakat untuk memastikan platform yang digunakan aman dan terjamin dari unsur penipuan. Jika sebuah transaksi tidak menjamin keamanan para pihak, maka hukumnya menjadi haram karena berpotensi menimbulkan kerugian dan kekecewaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Syarat Menabung Emas Digital</p>
<p>Terkait layanan menabung emas digital, Anwar menekankan bahwa hukumnya diperbolehkan asalkan fisik emas yang ditabung benar-benar tersedia. Keberadaan barang fisik sangat krusial untuk menghindari terjadinya silang sengketa di masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Emas fisik harus tersedia saat transaksi terjadi.</p>
<p>Platform harus mampu menyerahkan emas jika sewaktu-waktu diminta oleh pembeli.</p>
<p>Transaksi harus didasari prinsip ‘an taradhin atau saling rida antara kedua belah pihak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Buya Anwar menambahkan bahwa jika emas yang diperjualbelikan belum ada secara fisik, maka pihak penyedia jasa akan kesulitan menyerahkan barang kepada pembeli. Kondisi ini dianggap melanggar prinsip jual beli dalam Islam yang harus menjunjung tinggi transparansi dan kepuasan bersama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Informasi lengkap mengenai hukum transaksi emas digital ini disampaikan melalui penjelasan resmi Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas, sebagai respons atas dinamika investasi populer di masyarakat.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/buya-anwar-abbas-ungkap-syarat-jual-beli-emas-digital-agar-sesuai-syariat-dan-terhindar-dari-riba/">Buya Anwar Abbas Ungkap Syarat Jual Beli Emas Digital Agar Sesuai Syariat dan Terhindar dari Riba</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/buya-anwar-abbas-ungkap-syarat-jual-beli-emas-digital-agar-sesuai-syariat-dan-terhindar-dari-riba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mulai Terbukanya Pintu Komunikasi dengan Presiden dan Persoalan Bangsa yang Menunggu Diselesaikan</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/mulai-terbukanya-pintu-komunikasi-dengan-presiden-dan-persoalan-bangsa-yang-menunggu-diselesaikan/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/mulai-terbukanya-pintu-komunikasi-dengan-presiden-dan-persoalan-bangsa-yang-menunggu-diselesaikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 22:27:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar Abbas]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Persoalan Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=233</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Tokoh bangsa yang juga...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/mulai-terbukanya-pintu-komunikasi-dengan-presiden-dan-persoalan-bangsa-yang-menunggu-diselesaikan/">Mulai Terbukanya Pintu Komunikasi dengan Presiden dan Persoalan Bangsa yang Menunggu Diselesaikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Tokoh bangsa yang juga seorang pengamat sosial,ekonomi dan kemasyarakatan Buya Anwar Abbas membaca dan mendengar komentar beberapa tokoh yang diundang Presiden ke istana yang berlangsung dalam beberapa gelombang pertemuan.</p>
<p>Terkesan mereka-mereka yang hadir tersebut cukup senang dan puas dengan sikap yang diperlihatkan Presiden Prabowo.</p>
<p>Hal ini menurut Buya tentu sangat menggembirakan hati karena sekat komunikasi antara pemimpin dan yang dipimpin yang selama ini dirasakan cukup sulit untuk ditembus sekarang sudah terbuka.</p>
<p>Tetapi pertanyaannya kemudian menurut Buya, apakah dalam pertemuan tersebut telah terjadi dialog yang benar-benar serius menyangkut berbagai masalah penting yang dihadapi bangsa dan negeri ini saat ini dan kedepannya kita tidak tahu.</p>
<p>“Yang kita tahu saat ini kita sebagai bangsa menghadapi banyak masalah yang harus dicarikan solusinya seperti masalah kesenjangan sosial ekonomi, penguasaan lahan pertanian dan lahan pertambangan, masalah dana dan kualitas pendidikan serta pelayanan kesehatan, masalah korupsi yang semakin menggila dari atas sampai ke bawah baik di lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif,” urai Buya Anwar Abbas pada Sabtu (7/2/26) kepada media.</p>
<p>Termasuk masalah mentalitas dari para penegak hukum yang menyedihkan, masalah makan bergizi gratis (MBG) yang menguras banyak dana APBN, masalah penanganan bencana alam seperti yang terjadi di aceh, sumatera utara, sumatera barat, jawa barat dan lain-lain daerah.</p>
<p>Juga menyangkut masalah luar negeri seperti masalah rakyat palestina yang masih dijajah dan ketidak setujuan israel berdirinya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, masuknya Indonesia ke dalam dewan perdamaian Gaza yang diketuai oleh Donald Trump Presiden Amerika serikat pendukung berat netanyahu, penculikan Maduro Presiden Venezuela oleh Donald Trump,</p>
<p>Serta ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat serta munculnya kolonialisme gaya baru yang berlangsung lewat tekanan ekonomi dan politik serta teknologi yang super canggih.</p>
<p>“Oleh karena itu mengingat banyaknya masalah maka kepemimpinan Prabowo dalam mengatasi semua persoalan tersebut tentu jelas sangat diharapkan. Pertanyaannya apakah prabowo akan mampu memenuhi semua harapan tersebut ?,” tandasnya.</p>
<p>Insya Allah menurut Buya, bisa asal Prabowo didukung oleh para Menteri dan para pembantunya yang lain yang mumpuni yang memiliki mentalitas negarawan dan kemampuan yang tinggi. Apakah Prabowo sudah punya para pembantu yang seperti itu ?.</p>
<p>Jawabnya sudah, tapi jumlahnya masih sangat jauh dari yang diharapkan. Untuk itu bagi kesuksesan misi tersebut Prabowo jelas-jelas sangat dituntut untuk berani membenahi para pembantunya sebab jika tidak maka seperti kata peribahasa barang siapa menebar angin maka dia yang akan menuai badai.</p>
<p>“Dan kita tentu saja tidak mau hal itu terjadi karena yang rugi dalam hal ini tidak hanya Prabowo tapi juga bangsa dan negara yang sama-sama kita cintai ini,” pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/mulai-terbukanya-pintu-komunikasi-dengan-presiden-dan-persoalan-bangsa-yang-menunggu-diselesaikan/">Mulai Terbukanya Pintu Komunikasi dengan Presiden dan Persoalan Bangsa yang Menunggu Diselesaikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/mulai-terbukanya-pintu-komunikasi-dengan-presiden-dan-persoalan-bangsa-yang-menunggu-diselesaikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Anak SD Bunuh Diri Karena Kemiskinan, Tamparan Bagi Negara</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/kasus-anak-sd-bunuh-diri-karena-kemiskinan-tamparan-bagi-negara/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/kasus-anak-sd-bunuh-diri-karena-kemiskinan-tamparan-bagi-negara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 22:59:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar Abbas]]></category>
		<category><![CDATA[Bunuh Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=218</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Kematian bunuh diri yang...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/kasus-anak-sd-bunuh-diri-karena-kemiskinan-tamparan-bagi-negara/">Kasus Anak SD Bunuh Diri Karena Kemiskinan, Tamparan Bagi Negara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Kematian bunuh diri yang dilakukan seorang anak SD berinisial YBR di Kecamatan Jerebu, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) benar-benar menghentak hati. Hal itu dilakukan sang anak karena kekecewaannya terhadap kemiskinan yang dialami keluarganya.</p>
<p>Tokoh nasional yang juga pengamat sosial kemasyarakatan, Buya Anwar Abbas turut perihatin dan menyoroti peristiwa memilukan itu.  Melalui muslim network, dirinya menyampaikan pendapatnya.</p>
<p>&#8220;Sang anak ingin merubah nasib oleh karena itu dia ingin belajar. Dia ingin membeli buku tulis dan pulpen untuk kepentingannya di sekolah tapi sang ibu yang berstatus janda dan bekerja sebagai petani dan buruh serabutan menjawab tidak punya uang,&#8221; ujar Buya Anwar Abbas, Kamis (5/2/26)</p>
<p>Lebih lanjut kemudian sang anak kecewa dan memutuskan untuk bunuh diri dengan cara menggantung diri di pohon cengkih tidak jauh dari pondok neneknya. Dari surat yang ditinggalkannya masyarakat tahu dia melakukan tindakan nekat tersebut karena kecewa sebab ibunya menurutnya pelit sekali.</p>
<p>Oleh karena itu karena keputus-asaannya sang anak berkata dalam suratnya, mama, (kalau begitu) baik, (ya) sudah. Kalau saya meninggal mama jangan menangis dan juga jangan mencari saya.</p>
<p>&#8220;Peristiwa ini benar-benar tragis dan tentu saja sangat menyayat hati. Apakah ibunya pelit ? Melihat pekerjaannya sebagai petani dan buruh serabutan bukannya pelit tapi uang yang akan diberikan itu benar-benar yang tidak ada,&#8221; kata Buya Anwar lagi.</p>
<p>Atau kalaupun ada dia harus berhemat untuk menafkahi kelima anaknya karena bagi dia uang Rp. 10 ribu itu jelas sangat berharga. Lalu timbul pertanyaan ini salah siapa ?</p>
<p>&#8220;Hal ini jelas salah negara karena negara tidak hadir melindungi warganya padahal pasal 34 UUD 1945 telah mengatakan fakir miskin anak terlantar dipelihara oleh negara,&#8221; ungkap Buya.</p>
<p>Jadi dari peristiwa ini menurut Buya Anwar, kita melihat sistem kerja negara tampak belum berjalan dengan baik karena belum mampu memantau kesengsaraan yang dialami oleh warganya.</p>
<p>Sehingga kata Buya lagi, terjadilah hal-hal yang tidak kita inginkan padahal jumlah uang yang diminta oleh sang anak lebih sedikit dari harga satu kali makan siang gratis untuk seorang anak yang disediakan oleh negara.</p>
<p>Jadi kalau MBG ini dilaksanakan sesuai dengan amanat konstitusi yaitu untuk menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak fakir miskin dan anak-anak terlantar saja maka dana yang diperlukan untuk MBG cukup hanya sekitar 10 persen dari jumlah yang sudah dianggarkan</p>
<p>&#8220;Sehingga sisanya yang 90 persen bisa dipergunakan oleh pemerintah untuk hal-hal lain termasuk bagi mendukung dunia pendidikan dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan seperti melakukan tindak bunuh diri yang dilakukan sang anak (YBR) tersebut,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/kasus-anak-sd-bunuh-diri-karena-kemiskinan-tamparan-bagi-negara/">Kasus Anak SD Bunuh Diri Karena Kemiskinan, Tamparan Bagi Negara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/kasus-anak-sd-bunuh-diri-karena-kemiskinan-tamparan-bagi-negara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Pertemuan Prabowo dengan Ulama dan Ormas Islam, Anwar Abbas Pesankan dan Ingatkan Soal Ini</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/jelang-pertemuan-prabowo-dengan-ulama-dan-ormas-islam-anwar-abbas-pesankan-dan-ingatkan-soal-ini/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/jelang-pertemuan-prabowo-dengan-ulama-dan-ormas-islam-anwar-abbas-pesankan-dan-ingatkan-soal-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2026 04:40:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar Abbas]]></category>
		<category><![CDATA[BOP]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=204</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Jakarta, muslim network &#8211; Jelang Presiden RI...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/jelang-pertemuan-prabowo-dengan-ulama-dan-ormas-islam-anwar-abbas-pesankan-dan-ingatkan-soal-ini/">Jelang Pertemuan Prabowo dengan Ulama dan Ormas Islam, Anwar Abbas Pesankan dan Ingatkan Soal Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Jakarta, muslim network &#8211; Jelang Presiden RI Prabowo Subianto mengundang 64 tokoh pimpinan ormas Islam dan pengasuh pondok pesantren di istana yang salah satu pembahasannya adalah mengenai bergabungnya Indonesia ke dalam Board of Peace. Tokoh nasional bidang sosial, keagamaan dan kemasyarakatan yang juga Wakil Ketua Umum MUI, Buya Anwar Abbas angkat bicara.</p>
<p>Buya Anwar Abbas sampaikan bahwa Donald Trump tidak hanya seorang politisi tapi juga pengusaha. Kekayaannya di Oktober 2024 sekitar US $ 6,6 milyar atau Rp. 111 triliun dengan kurs Rp.16.800. Banyak sekali lapangan bisnis yang diterjuni Trump mulai dari properti, kontruksi, hotel, lapangan golf, model, kecantikan, hiburan, parfum, kripto, media dan lisensi serta teknologi.</p>
<p>Sejak dia menjadi Presiden memang usaha-usaha tersebut dikelola oleh anak-anaknya Donald Jr dan Eric Trump. Tapi itu bukan berarti Trump tidak lagi memikirkan perusahaan-perusahaannya.</p>
<p>Menurut Buya Anwar, otaknya dan naluri bisnisnya tetap saja jalan. Dalam kasus penculikan Maduro Presiden Venezuela misalnya jelas tidak bisa dilepaskan kaitannya dengan masalah bisnis minyak dimana Donald Trump menginginkan supaya Amerika tetap menguasai bisnis minyak dunia dan Venezuela memiliki potensi minyak yang luar biasa sementara Maduro tidak mau menjual minyaknya kepada Amerika dia dan lebih senang berhubungan dengan China.</p>
<p>Begitu juga dengan Iran. Trump ingin Iran ikut dengan amerika tapi Iran lebih senang menjual minyaknya kepada China padahal China adalah salah satu negara yang diyakini dunia akan bisa mengalahkan ekonomi Amerika.</p>
<p>Walaupun hari ini Amerika masih memimpin ekonomi global dengan PDB tahun 2025 di atas $30,6 triliun USD dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2025 menurut perkiraan OECD sekitar 1,6 persen ( menurun dari 2,8 persen di 2024).</p>
<p>Sementara China pada tahun 2025 berada pada posisi terbesar kedua ekonominya dengan PDB mencapai sekitar $19,2 &#8211; $19,4 triliun USD dengan pertumbuhan ekonominya sekitar 5%. maka pada waktunya tentu tidak mustahil ekonomi amerika akan disalip oleh China.</p>
<p>PricewaterhouseCoopers (PwC), memproyeksikan China akan mengalahkan Amerika Serikat dan menjadi ekonomi terbesar di dunia (berdasarkan PDB pada nilai tukar pasar/market exchange rates) sebelum tahun 2030. Bahkan pada tahun 2050, menurut PWC China akan tetap mengukuhkan dirinya menjadi no 1 ekonominya di dunia diikuti oleh India dan AS.</p>
<p>Maukah Amerika Serikat tergeser ekonominya ke no 2 apalagi ke no 3 dunia ? Tentu saja tidak. Untuk itulah Trump dengan kekuasaan yang dimilikinya berusaha menciptakan peluang-peluang baru bagi negaranya dan perusahaannya.</p>
<p>&#8220;Pembangunan kembali Gaza jelas tidak bisa dilepaskan kaitannya dengan rencana Trump untuk memperkuat ekonomi negaranya dan perusahaannya,&#8221; tandas Buya pada, Selasa (3/2/26)</p>
<p>Jadi jika Trump berhasil menghimpun dana gratis dari negara-negara anggota dewan perdamaian Gaza tentu pembangun Gaza akan berjalan dengan lancar.</p>
<p>Tetapi pertanyaannya siapakah yang akan untung dan diuntungkan dengan program tersebut ? &#8220;Tentu adalah perusahaan properti Amerika Serikat termasuk di dalamnya perusahaan milik Trump sendiri sementara negara-negara anggota, cukup hanya sebagai penyumbang dan sedikit mendapat pujian dari Trump,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/jelang-pertemuan-prabowo-dengan-ulama-dan-ormas-islam-anwar-abbas-pesankan-dan-ingatkan-soal-ini/">Jelang Pertemuan Prabowo dengan Ulama dan Ormas Islam, Anwar Abbas Pesankan dan Ingatkan Soal Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/jelang-pertemuan-prabowo-dengan-ulama-dan-ormas-islam-anwar-abbas-pesankan-dan-ingatkan-soal-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anwar Abbas Soroti Pertemuan Prabowo dan Beberapa Tokoh-tokoh Kritis Soal Upaya Mengembalikan Kedaulatan Negara</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/anwar-abbas-soroti-pertemuan-prabowo-dan-beberapa-tokoh-tokoh-kritis-soal-upaya-mengembalikan-kedaulatan-negara/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/anwar-abbas-soroti-pertemuan-prabowo-dan-beberapa-tokoh-tokoh-kritis-soal-upaya-mengembalikan-kedaulatan-negara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2026 12:43:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar Abbas]]></category>
		<category><![CDATA[Kedaulatan Negara]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pertemuan]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=198</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, muslimnetwork &#8211; Pertemuan Presiden Prabowo dengan beberapa...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/anwar-abbas-soroti-pertemuan-prabowo-dan-beberapa-tokoh-tokoh-kritis-soal-upaya-mengembalikan-kedaulatan-negara/">Anwar Abbas Soroti Pertemuan Prabowo dan Beberapa Tokoh-tokoh Kritis Soal Upaya Mengembalikan Kedaulatan Negara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, muslimnetwork &#8211; Pertemuan Presiden Prabowo dengan beberapa tokoh yang dikenal cukup kritis di negeri ini hari Jumat (30/1/26) yang lalu patut diapresiasi karena peristiwa tersebut jelas-jelas punya arti penting bagi terciptanya suasana sejuk dan dinamis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hal itu disampaikan tokoh bangsa, Anwar Abbas yang menyampaikan harapannya agar pertemuan tersebut bisa membuat langkah-langkah yang lebih baik bagi perkembangan bangsa dan negara kedepannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Memang kita tahu dan sadar bahwa yang namanya perbedaan pendapat itu sudah alamiah apalagi adanya ketidak samaan informasi, kepentingan dan sudut pandang yang kita miliki,&#8221; ujar Buya Anwar Abbas, pada Senin (2/2/26).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tetapi meskipun menurut Wakil Ketua Umum MUI itu, walau demikian kita jangan membiarkan perbedaan itu bergentayangan sedemikian rupa sehingga melahirkan isu dan masalah yang akan bisa menggangu perjalanan bangsa ini kedepannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Masih menurut Buya, disinilah kita gembira mendengar penjelasan Said Didu yang mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut semua peserta sepakat bahwa untuk membuat negeri ini bisa keluar dari masalah maka kita harus bisa mengembalikan kedaulatan negara sesuai dengan yang diamanatkan oleh konstitusi karena memang dalam beberapa dekade terakhir peran negara tampak telah dikebiri sehingga peran negara yang seharusnya melindungi dan mensejahterakan rakyat tidak dapat berjalan dengan baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Hal itu terlihat dengan jelas dari banyaknya kebijakan yang dibuat oleh negara yang lebih berpihak kepada segelintir orang saja. Hal tersebut tentu tidak kita inginkan karena jelas-jelas tidak sesuai jiwa dan semangatnya dengan amanat konstitusi terutama pasal 33 ayat 3 UUD 1945 yang menyatakan : &#8220;Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat&#8221; tandas Buya Anwar Abbas</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Masih menurut tokoh ekonomi, sosial kemasyarakatan itu, sementara yang kita lihat sehari-hari yang namanya kesejahteraan dan kemakmuran itu hanya dinikmati oleh segelintir orang saja, sementara rakyat banyak hanya dapat remah-remahnya saja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Hal itu bisa terjadi karena para pemilik kapital tidak lagi hanya menguasai ekonomi saja tapi juga politik sehingga banyak kebijakan yang dibuat oleh DPR dan pemerintah lebih banyak hanya menguntungkan para pemilik kapital,&#8221; tandasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keadaan ini menurut Buya tampak sudah sama-sama disadari oleh Prabowo dan para tokoh dalam pertemuan tersebut sehingga untuk memulihkan situasi ke arah yang lebih dinginkan mereka tampak telah bersepakat untuk berusaha bagi mengembalikan kedaulatan negara sesuai dengan amanat konstitusi karena hal inilah selama ini yang sudah tercoreng dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Bila itu bisa kita lakukan maka yang namanya keadilan, kesejahteraan dan sebesar-besar kemakmuran rakyat tentu akan bisa kita wujudkan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/anwar-abbas-soroti-pertemuan-prabowo-dan-beberapa-tokoh-tokoh-kritis-soal-upaya-mengembalikan-kedaulatan-negara/">Anwar Abbas Soroti Pertemuan Prabowo dan Beberapa Tokoh-tokoh Kritis Soal Upaya Mengembalikan Kedaulatan Negara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/anwar-abbas-soroti-pertemuan-prabowo-dan-beberapa-tokoh-tokoh-kritis-soal-upaya-mengembalikan-kedaulatan-negara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
