<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Negara Arsip - Muslim Network</title>
	<atom:link href="https://muslimnetwork.id/tag/negara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://muslimnetwork.id/tag/negara/</link>
	<description>Jaringan Muslim Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Feb 2026 22:59:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://muslimnetwork.id/go/wp-content/uploads/2026/02/cropped-logo-muslimnetwork-32x32.jpg</url>
	<title>Negara Arsip - Muslim Network</title>
	<link>https://muslimnetwork.id/tag/negara/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kasus Anak SD Bunuh Diri Karena Kemiskinan, Tamparan Bagi Negara</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/kasus-anak-sd-bunuh-diri-karena-kemiskinan-tamparan-bagi-negara/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/kasus-anak-sd-bunuh-diri-karena-kemiskinan-tamparan-bagi-negara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 22:59:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar Abbas]]></category>
		<category><![CDATA[Bunuh Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=218</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Kematian bunuh diri yang...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/kasus-anak-sd-bunuh-diri-karena-kemiskinan-tamparan-bagi-negara/">Kasus Anak SD Bunuh Diri Karena Kemiskinan, Tamparan Bagi Negara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Kematian bunuh diri yang dilakukan seorang anak SD berinisial YBR di Kecamatan Jerebu, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) benar-benar menghentak hati. Hal itu dilakukan sang anak karena kekecewaannya terhadap kemiskinan yang dialami keluarganya.</p>
<p>Tokoh nasional yang juga pengamat sosial kemasyarakatan, Buya Anwar Abbas turut perihatin dan menyoroti peristiwa memilukan itu.  Melalui muslim network, dirinya menyampaikan pendapatnya.</p>
<p>&#8220;Sang anak ingin merubah nasib oleh karena itu dia ingin belajar. Dia ingin membeli buku tulis dan pulpen untuk kepentingannya di sekolah tapi sang ibu yang berstatus janda dan bekerja sebagai petani dan buruh serabutan menjawab tidak punya uang,&#8221; ujar Buya Anwar Abbas, Kamis (5/2/26)</p>
<p>Lebih lanjut kemudian sang anak kecewa dan memutuskan untuk bunuh diri dengan cara menggantung diri di pohon cengkih tidak jauh dari pondok neneknya. Dari surat yang ditinggalkannya masyarakat tahu dia melakukan tindakan nekat tersebut karena kecewa sebab ibunya menurutnya pelit sekali.</p>
<p>Oleh karena itu karena keputus-asaannya sang anak berkata dalam suratnya, mama, (kalau begitu) baik, (ya) sudah. Kalau saya meninggal mama jangan menangis dan juga jangan mencari saya.</p>
<p>&#8220;Peristiwa ini benar-benar tragis dan tentu saja sangat menyayat hati. Apakah ibunya pelit ? Melihat pekerjaannya sebagai petani dan buruh serabutan bukannya pelit tapi uang yang akan diberikan itu benar-benar yang tidak ada,&#8221; kata Buya Anwar lagi.</p>
<p>Atau kalaupun ada dia harus berhemat untuk menafkahi kelima anaknya karena bagi dia uang Rp. 10 ribu itu jelas sangat berharga. Lalu timbul pertanyaan ini salah siapa ?</p>
<p>&#8220;Hal ini jelas salah negara karena negara tidak hadir melindungi warganya padahal pasal 34 UUD 1945 telah mengatakan fakir miskin anak terlantar dipelihara oleh negara,&#8221; ungkap Buya.</p>
<p>Jadi dari peristiwa ini menurut Buya Anwar, kita melihat sistem kerja negara tampak belum berjalan dengan baik karena belum mampu memantau kesengsaraan yang dialami oleh warganya.</p>
<p>Sehingga kata Buya lagi, terjadilah hal-hal yang tidak kita inginkan padahal jumlah uang yang diminta oleh sang anak lebih sedikit dari harga satu kali makan siang gratis untuk seorang anak yang disediakan oleh negara.</p>
<p>Jadi kalau MBG ini dilaksanakan sesuai dengan amanat konstitusi yaitu untuk menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak fakir miskin dan anak-anak terlantar saja maka dana yang diperlukan untuk MBG cukup hanya sekitar 10 persen dari jumlah yang sudah dianggarkan</p>
<p>&#8220;Sehingga sisanya yang 90 persen bisa dipergunakan oleh pemerintah untuk hal-hal lain termasuk bagi mendukung dunia pendidikan dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan seperti melakukan tindak bunuh diri yang dilakukan sang anak (YBR) tersebut,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/kasus-anak-sd-bunuh-diri-karena-kemiskinan-tamparan-bagi-negara/">Kasus Anak SD Bunuh Diri Karena Kemiskinan, Tamparan Bagi Negara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/kasus-anak-sd-bunuh-diri-karena-kemiskinan-tamparan-bagi-negara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
