<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>headline Arsip - Muslim Network</title>
	<atom:link href="https://muslimnetwork.id/tag/headline/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://muslimnetwork.id/tag/headline/</link>
	<description>Jaringan Muslim Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Feb 2026 17:33:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://muslimnetwork.id/go/wp-content/uploads/2026/02/cropped-logo-muslimnetwork-32x32.jpg</url>
	<title>headline Arsip - Muslim Network</title>
	<link>https://muslimnetwork.id/tag/headline/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketua OJK Sampaikan Prioritas Kebijakan 2026 untuk Perkuat Stabilitas dan Pertumbuhan Sektor Keuangan</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/ketua-ojk-sampaikan-prioritas-kebijakan-2026-untuk-perkuat-stabilitas-dan-pertumbuhan-sektor-keuangan/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/ketua-ojk-sampaikan-prioritas-kebijakan-2026-untuk-perkuat-stabilitas-dan-pertumbuhan-sektor-keuangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 17:33:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua OJK]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[New]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=280</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, panjimas &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/ketua-ojk-sampaikan-prioritas-kebijakan-2026-untuk-perkuat-stabilitas-dan-pertumbuhan-sektor-keuangan/">Ketua OJK Sampaikan Prioritas Kebijakan 2026 untuk Perkuat Stabilitas dan Pertumbuhan Sektor Keuangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, panjimas &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya menjaga sektor jasa keuangan (SJK) tetap tangguh agar mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan. Untuk itu, OJK menetapkan tiga kebijakan utama yang akan menjadi fokus pengawasan dan pengembangan pada 2026.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2026 di Jakarta, Kamis (5/2/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Friderica, kondisi fundamental perekonomian nasional dan kinerja sektor jasa keuangan yang solid menjadi modal penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ke depan. OJK, lanjutnya, juga mengapresiasi dukungan serta program prioritas pemerintah yang selaras dengan agenda penguatan sektor keuangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Prioritas pertama OJK pada 2026 adalah penguatan ketahanan sektor jasa keuangan. Kebijakan ini ditempuh melalui pemenuhan modal minimum lembaga jasa keuangan (LJK) guna membentuk struktur industri yang lebih kompetitif dan efisien,&#8221; kata Friderica.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penguatan ketahanan juga dilakukan melalui pengembangan industri keuangan syariah bersama Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) melalui pembentukan Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS), serta mendorong pelaksanaan spin-off bagi LJK yang telah memenuhi kriteria.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sisi tata kelola, OJK menaruh perhatian besar pada penyempurnaan manajemen risiko, termasuk mitigasi risiko siber yang kian kompleks.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengawasan akan diperkuat melalui pengembangan sistem terintegrasi berbasis teknologi, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan penyusunan cetak biru pemanfaatan teknologi pengawasan atau Supervisory Technology (SupTech).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejalan dengan itu, OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) dan pelaku pasar mempercepat reformasi integritas pasar modal melalui pembentukan Satuan Tugas Reformasi Integritas Pasar Modal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Langkah ini mencakup delapan rencana aksi, antara lain peningkatan ketentuan free float saham dari 7,5 persen menjadi 15 persen, kewajiban pengungkapan Ultimate Beneficial Owner (UBO), serta perluasan keterbukaan data kepemilikan saham hingga di atas 1 persen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Agenda reformasi juga mencakup demutualisasi bursa efek, penguatan penegakan aturan dan sanksi, peningkatan tata kelola emiten, serta pendalaman pasar yang dilakukan secara terintegrasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>OJK juga menegaskan pengawasan market conduct dan penegakan hukum akan dilakukan secara konsisten, termasuk pemberantasan kejahatan keuangan melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) bersama Kementerian/Lembaga, aparat penegak hukum, Satgas PASTI, dan pelaku industri jasa keuangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Prioritas kedua adalah pengembangan ekosistem sektor jasa keuangan yang kontributif. Kebijakan ini ditempuh melalui deregulasi untuk menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif, termasuk penyederhanaan dan akomodasi proses perizinan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>OJK juga menekankan penguatan akses pembiayaan bagi UMKM yang lebih terstruktur, disertai pendampingan dan kewajiban penyusunan rencana bisnis, serta dukungan aktif terhadap program-program prioritas pemerintah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, prioritas ketiga adalah pendalaman pasar keuangan dan pengembangan keuangan berkelanjutan. Strategi ini difokuskan pada peningkatan peran perbankan, industri asuransi, dan dana pensiun—khususnya yang dimiliki pemerintah—sebagai investor institusional di pasar keuangan domestik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Di saat yang sama, OJK akan mengarahkan peningkatan literasi dan inklusi keuangan pada tujuan akhir berupa peningkatan kesejahteraan keuangan masyarakat atau financial health,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/ketua-ojk-sampaikan-prioritas-kebijakan-2026-untuk-perkuat-stabilitas-dan-pertumbuhan-sektor-keuangan/">Ketua OJK Sampaikan Prioritas Kebijakan 2026 untuk Perkuat Stabilitas dan Pertumbuhan Sektor Keuangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/ketua-ojk-sampaikan-prioritas-kebijakan-2026-untuk-perkuat-stabilitas-dan-pertumbuhan-sektor-keuangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Friderica Widyasari Dewi &#8216;Kiki&#8221; Catatkan Sejarah, Jadi Perempuan Pertama di Kursi Ketua OJK</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/friderica-widyasari-dewi-kiki-catatkan-sejarah-jadi-perempuan-pertama-di-kursi-ketua-ojk/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/friderica-widyasari-dewi-kiki-catatkan-sejarah-jadi-perempuan-pertama-di-kursi-ketua-ojk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 17:19:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Friderica Widyasari Dewi]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua OJK]]></category>
		<category><![CDATA[Kiki OJK]]></category>
		<category><![CDATA[New]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=273</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muslim Network &#8211; Sejarah baru terukir dalam perjalanan...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/friderica-widyasari-dewi-kiki-catatkan-sejarah-jadi-perempuan-pertama-di-kursi-ketua-ojk/">Friderica Widyasari Dewi &#8216;Kiki&#8221; Catatkan Sejarah, Jadi Perempuan Pertama di Kursi Ketua OJK</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Muslim Network &#8211; Sejarah baru terukir dalam perjalanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Institusi Tanah Air yang menjadi penjaga stabilitas sistem keuangan nasional kini dipimpin Friderica Widyasari Dewi. Perempuan yang akrab disapa Kiki menjadi perempuan pertama yang memimpin OJK, setelah ditetapkan sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK pada Sabtu (31/1/2026)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meski menyandang status pejabat sementara (Pjs), posisi yang diembannya bukan simbolik. Kiki berada di titik kendali tertinggi regulator sektor jasa keuangan Indonesia yang dibentuk sejak tahun 2011 tersebut. Sebagai nahkoda, ia memegang penuh kewenangan strategis dan operasional lembaga yang mengawasi stabilitas perbankan, pasar modal, industri keuangan non bank, pelindungan konsumen hingga aset kripto.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seperti diketahui, pucuk pimpinan tertinggi sebelumnya dijabat oleh Muliaman D. Hadad sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2012–2017, Wimboh Santoso (2017-2022), Mahendra Siregar (2022–mengundurkan diri 30 Januari 2026). Disusul Friderica Widyasari Dewi sebagai Pjs sejak sepekan lalu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>OJK adalah lembaga negara yang dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2011 yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan. Secara lebih lengkap, OJK adalah lembaga independen dan bebas dari campur tangan pihak lain yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan dan penyidikan sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 21 tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tugas pengawasan industri keuangan non-bank dan pasar modal secara resmi beralih dari Kementerian Keuangan dan Bapepam-LK ke OJK pada 31 Desember 2012. Sedangkan pengawasan di sektor perbankan beralih ke OJK pada 31 Desember 2013 dan Lembaga Keuangan Mikro pada 2015.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menelisik lebih jauh, berdasarkan pantauan tim Datatrust Investortrust, ada 16 negara yang punya lembaga integrated financial regulator serupa lembaga OJK. Yang menarik bahwa masih sedikit kepemimpinan perempuan di pucuk regulator keuangan yang saat ini menjabat. Saat ini setidaknya ada Nathalie Aufauvre &#8211; L&#8217;Autorité de contrôle prudentiel et de resolution (ACPR) *Perancis; Louise Caroline Mogensen &#8211; Danish Financial Supervisory Authority (DFSA) *Denmark; dan Elvira Nabiullina &#8211; Central Bank of Russia (CBR) *Rusia</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepemimpinan Kiki bukanlah kejutan bagi pimpinan lembaga keuangan hingga jurnalis, melainkan rangkuman rekam jejak (track record) panjang dan konsisten.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yang menarik, meski mengawali karier di seni peran dengan membintangi berbagai judul sinetron terpopuler (Angling Dharma, Panji Milenium, dan Doaku Harapanku) pada era akhir 1990-an hingga awal 2000-an, ia justru menempuh ilmu dengan terbang beribu ribu mil dan surut dari ingar-bingar panggung keartisan. Bahkan, ibu dari dua anak itu justru berhasil mengukir prestasi di dunia keuangan. Hal itu tidak mengherankan, perempuan yang baru genap berusia 50 tahun tersebut ternyata sejak kecil menjadi langganan siswa terbaik dan pernah mengikuti Olimpiade Matematika.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Usai menyelesaikan program Master dengan pilihan bidang studi keuangan di California State University of Fresno, Amerika Serikat (AS), ia banyak mendapat tawaran mengajar di beberapa perguruan tinggi ternama, mulai dari Atma Jaya sampai Universitas Indonesia. Maklum, ketika menimba ilmu di AS, Kiki yang sempat duduk di Kadin sebagai Wakil Ketua Komite Tetap Pengkajian Permodalan dan Perbankan, didapuk menjadi asisten dosen untuk mata kuliah keuangan. Ia juga banyak mendapat pinangan dari perusahaan, salah satunya perusahaan konsultan yang melamarnya menjadi salah satu direktur dengan kompensasi gaji yang besar plus fasilitas menggiurkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Namun semua tawaran itu ditolaknya, ia jatuh hati pada pasar modal dan memulai karier perdananya di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berangkat dari pengalamannya sewaktu di AS. Hingga pada satu masa, ia dicalonkan menjadi direksi BEI dan akhirnya mendapuk sebagai Direktur Pengembangan Bisnis BEI. Kiki tercatat menjadi direksi termuda di BEI. Ia juga menjadi satu-satunya direksi wanita pada periode 2009-2012.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menariknya, sebagai calon kandidat ketika itu, putri pasangan Soegih Hidayat dan Caecilia Hanggarini tersebut menawarkan program dan kampanye seputar kapitalisasi pasar dan good governance, baik di bursa maupun di industri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di berbagai forum, istri dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Eddy Hartono memang kerap tampil dengan gaya yang lugas dan bisa menghadirkan ketegasan. Tegas dalam menjaga stabilitas, cerdas merespons perubahan, dan anggun dalam memimpin institusi. Selain itu, dalam konferensi pers bulanan OJK, ia pun selalu memimpinan jalannya acara. Pendekatan itu menjadikannya sosok yang disegani, baik oleh pelaku industri keuangan, pembuat kebijakan, maupun mitra keuangan internasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penunjukan Kiki juga membawa makna simbolik yang kuat. Di tengah dominasi laki-laki dalam jabatan puncak regulator keuangan, kehadirannya menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan bukan pengecualian. Kiki pun sempat menyarankan, kaum perempuan yang ingin maju dan menapaki karier sebagai pemimpin di sebuah organisasi haruslah memiliki kepercayaan diri tinggi, diimbangi kapabilitas yang tinggi pula. Perempuan harus lebih ekstra daripada kaum laki-laki, harus lebih cerdas dan mampu memiliki nilai tambah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Guru Besar Ekonomi Bisnis Unika Atma Jaya Rosdiana Sijabat menilai, Kiki sebagai sosok perempuan dapat dipandang simbol &#8220;cermat, tata kelola yang hati-hati&#8221;. Karena pernah di dunia entertainment, ia juga akan memiliki public dan media engagement yang relatif baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan kemampuan yang dimilikinya, Rosdiana tak heran karier Kiki di BEI cepat meroket. &#8220;Setidaknya sebagai pemimpin perempuan pertama di OJK, Mbak Kiki diharapkan membawa penyegaran dari sisi leadership style,&#8221; katanya kepada Investortrust, Sabtu (7/2/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kondisi pasar modal Indonesia yang tengah menghadapi tantangan struktural dan kepercayaan investor hari ini seolah mengonfirmasi relevansi pemikiran akademik Friderica Widyasari Dewi. Jauh sebelum dinamika ini mengemuka, perempuan yang akrab disapa Kiki tersebut telah menaruh perhatian serius pada fondasi pasar modal nasional melalui karya ilmiahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam disertasinya untuk meraih gelar Doktor dari Programmer Studi Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2019, Kiki mengkaji secara mendalam persoalan pertumbuhan pasar modal Indonesia yang dinilai belum optimal. Melalui disertasi berjudul “Analisis Dampak Struktur Kepemilikan terhadap Nilai Perusahaan dan Risiko pada Perusahaan yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia”, ia menyoroti bagaimana struktur kepemilikan, tata kelola, dan manajemen risiko berperan penting dalam membentuk nilai perusahaan sekaligus tingkat kepercayaan pasar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam disertasinya Kiki juga menyoroti paradoks perkembangan pasar modal Indonesia yang tumbuh cukup pesat secara kinerja, namun belum optimal dalam mendukung kebutuhan pendanaan pembangunan nasional. Meski IHSG menunjukkan penguatan dan menempatkan Indonesia pada posisi kompetitif di kawasan Asia, tingkat partisipasi investor domestik saat itu masih sangat rendah, kurang dari 1% populasi, serta kepemilikan asing yang relatif besar masih menimbulkan risiko capital flight.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia belum sepenuhnya menjalankan mandat UU Pasar Modal No. 8 Tahun 1995 sebagai sarana pemerataan kesejahteraan melalui partisipasi masyarakat luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui penelitian empiris terhadap perusahaan-perusahaan yang terdaftar di BEI periode 2011–2015, Kiki menganalisis dampak struktur kepemilikan terhadap nilai dan risiko perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif antara konsentrasi kepemilikan pada satu pihak dengan nilai perusahaan, yang menguatkan argumen terjadinya ekspropriasi oleh pemegang saham mayoritas terhadap pemegang saham minoritas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berjalannya waktu, per akhir 2025, investor pasar modal mencapai 20,32 juta single investor identification (SID), sedangkan populasi penduduk Indonesia telah melampaui 287 juta jiwa, menjadikannya salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Profil Dr. Friderica Widyasari Dewi SE, MBA</strong></p>
<p>Tempat tanggal lahir: Cepu, Jawa Tengah, 28 November 1975</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Pendidikan Formal</strong></p>
<p>2019: Doktor (S3) Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan, Universitas Gadjah Mada (UGM) &#8211; Predikat Cumlaude.</p>
<p>2004: Master of Business Administration (MBA), California State University of Fresno, Amerika Serikat.</p>
<p>2001: Sarjana Ekonomi (SE), Universitas Gadjah Mada (UGM).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Pengalaman Kerja</strong></p>
<p>2022 – Saat ini: Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK</p>
<p>2020-2022: Direktur Utama PT BRI Danareksa Sekuritas</p>
<p>2016-2019: Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)</p>
<p>2015-2016: Direktur Keuangan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)</p>
<p>2009 -2015: Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI)</p>
<p>2023 – Saat ini: Koordinator Dewan Pembina Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (SATGAS PASTI) dan Indonesia Anti Scam Centre (IASC)</p>
<p>2023 – Saat ini: Anggota Komite Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Organisasi Internasional</strong></p>
<p>2022 – Saat ini: Advisory Board pada The OECD Internasional Network on Financial Education (OECD/INFE)</p>
<p>2022 – Saat ini: Governing Council pada the International Finansial Consumer Protection Organisation (FinCoNet)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Publikasi Buku</strong></p>
<p>Cara Bijak Mengelola Portofolio Investasi</p>
<p>Pengawasan Market Conduct: A Game Changer</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Penghargaan</strong>:</p>
<p>Indonesia Outstanding Women Leader in Financial Services</p>
<p>BIG 40 Awards: Consumer Protection Governance Strategist</p>
<p>The Most Outstanding Woman 2025</p>
<p>Top 100 Most Outstanding Women 2023</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Sertifikasi</strong></p>
<p>Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) yang diterbitkan oleh OJK (2019)</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/friderica-widyasari-dewi-kiki-catatkan-sejarah-jadi-perempuan-pertama-di-kursi-ketua-ojk/">Friderica Widyasari Dewi &#8216;Kiki&#8221; Catatkan Sejarah, Jadi Perempuan Pertama di Kursi Ketua OJK</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/friderica-widyasari-dewi-kiki-catatkan-sejarah-jadi-perempuan-pertama-di-kursi-ketua-ojk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Pertemuan Prabowo dengan Ulama dan Ormas Islam, Anwar Abbas Pesankan dan Ingatkan Soal Ini</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/jelang-pertemuan-prabowo-dengan-ulama-dan-ormas-islam-anwar-abbas-pesankan-dan-ingatkan-soal-ini/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/jelang-pertemuan-prabowo-dengan-ulama-dan-ormas-islam-anwar-abbas-pesankan-dan-ingatkan-soal-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2026 04:40:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar Abbas]]></category>
		<category><![CDATA[BOP]]></category>
		<category><![CDATA[headline]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=204</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Jakarta, muslim network &#8211; Jelang Presiden RI...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/jelang-pertemuan-prabowo-dengan-ulama-dan-ormas-islam-anwar-abbas-pesankan-dan-ingatkan-soal-ini/">Jelang Pertemuan Prabowo dengan Ulama dan Ormas Islam, Anwar Abbas Pesankan dan Ingatkan Soal Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Jakarta, muslim network &#8211; Jelang Presiden RI Prabowo Subianto mengundang 64 tokoh pimpinan ormas Islam dan pengasuh pondok pesantren di istana yang salah satu pembahasannya adalah mengenai bergabungnya Indonesia ke dalam Board of Peace. Tokoh nasional bidang sosial, keagamaan dan kemasyarakatan yang juga Wakil Ketua Umum MUI, Buya Anwar Abbas angkat bicara.</p>
<p>Buya Anwar Abbas sampaikan bahwa Donald Trump tidak hanya seorang politisi tapi juga pengusaha. Kekayaannya di Oktober 2024 sekitar US $ 6,6 milyar atau Rp. 111 triliun dengan kurs Rp.16.800. Banyak sekali lapangan bisnis yang diterjuni Trump mulai dari properti, kontruksi, hotel, lapangan golf, model, kecantikan, hiburan, parfum, kripto, media dan lisensi serta teknologi.</p>
<p>Sejak dia menjadi Presiden memang usaha-usaha tersebut dikelola oleh anak-anaknya Donald Jr dan Eric Trump. Tapi itu bukan berarti Trump tidak lagi memikirkan perusahaan-perusahaannya.</p>
<p>Menurut Buya Anwar, otaknya dan naluri bisnisnya tetap saja jalan. Dalam kasus penculikan Maduro Presiden Venezuela misalnya jelas tidak bisa dilepaskan kaitannya dengan masalah bisnis minyak dimana Donald Trump menginginkan supaya Amerika tetap menguasai bisnis minyak dunia dan Venezuela memiliki potensi minyak yang luar biasa sementara Maduro tidak mau menjual minyaknya kepada Amerika dia dan lebih senang berhubungan dengan China.</p>
<p>Begitu juga dengan Iran. Trump ingin Iran ikut dengan amerika tapi Iran lebih senang menjual minyaknya kepada China padahal China adalah salah satu negara yang diyakini dunia akan bisa mengalahkan ekonomi Amerika.</p>
<p>Walaupun hari ini Amerika masih memimpin ekonomi global dengan PDB tahun 2025 di atas $30,6 triliun USD dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2025 menurut perkiraan OECD sekitar 1,6 persen ( menurun dari 2,8 persen di 2024).</p>
<p>Sementara China pada tahun 2025 berada pada posisi terbesar kedua ekonominya dengan PDB mencapai sekitar $19,2 &#8211; $19,4 triliun USD dengan pertumbuhan ekonominya sekitar 5%. maka pada waktunya tentu tidak mustahil ekonomi amerika akan disalip oleh China.</p>
<p>PricewaterhouseCoopers (PwC), memproyeksikan China akan mengalahkan Amerika Serikat dan menjadi ekonomi terbesar di dunia (berdasarkan PDB pada nilai tukar pasar/market exchange rates) sebelum tahun 2030. Bahkan pada tahun 2050, menurut PWC China akan tetap mengukuhkan dirinya menjadi no 1 ekonominya di dunia diikuti oleh India dan AS.</p>
<p>Maukah Amerika Serikat tergeser ekonominya ke no 2 apalagi ke no 3 dunia ? Tentu saja tidak. Untuk itulah Trump dengan kekuasaan yang dimilikinya berusaha menciptakan peluang-peluang baru bagi negaranya dan perusahaannya.</p>
<p>&#8220;Pembangunan kembali Gaza jelas tidak bisa dilepaskan kaitannya dengan rencana Trump untuk memperkuat ekonomi negaranya dan perusahaannya,&#8221; tandas Buya pada, Selasa (3/2/26)</p>
<p>Jadi jika Trump berhasil menghimpun dana gratis dari negara-negara anggota dewan perdamaian Gaza tentu pembangun Gaza akan berjalan dengan lancar.</p>
<p>Tetapi pertanyaannya siapakah yang akan untung dan diuntungkan dengan program tersebut ? &#8220;Tentu adalah perusahaan properti Amerika Serikat termasuk di dalamnya perusahaan milik Trump sendiri sementara negara-negara anggota, cukup hanya sebagai penyumbang dan sedikit mendapat pujian dari Trump,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/jelang-pertemuan-prabowo-dengan-ulama-dan-ormas-islam-anwar-abbas-pesankan-dan-ingatkan-soal-ini/">Jelang Pertemuan Prabowo dengan Ulama dan Ormas Islam, Anwar Abbas Pesankan dan Ingatkan Soal Ini</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/jelang-pertemuan-prabowo-dengan-ulama-dan-ormas-islam-anwar-abbas-pesankan-dan-ingatkan-soal-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
