<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dahnil Arsip - Muslim Network</title>
	<atom:link href="https://muslimnetwork.id/tag/dahnil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://muslimnetwork.id/tag/dahnil/</link>
	<description>Jaringan Muslim Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Feb 2026 06:10:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://muslimnetwork.id/go/wp-content/uploads/2026/02/cropped-logo-muslimnetwork-32x32.jpg</url>
	<title>Dahnil Arsip - Muslim Network</title>
	<link>https://muslimnetwork.id/tag/dahnil/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kunjungan Wamenhaj ke Makassar Bahas Evaluasi ASN Haji</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/kunjungan-wamenhaj-ke-makassar-bahas-evaluasi-asn-haji/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/kunjungan-wamenhaj-ke-makassar-bahas-evaluasi-asn-haji/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 06:10:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dahnil]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenhaj]]></category>
		<category><![CDATA[Wamenhaj]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=264</guid>

					<description><![CDATA[<p>Makassar, panjimas &#8211; Wakil Menteri Haji dan Umrah...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/kunjungan-wamenhaj-ke-makassar-bahas-evaluasi-asn-haji/">Kunjungan Wamenhaj ke Makassar Bahas Evaluasi ASN Haji</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Makassar, panjimas &#8211; Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan kunjungan kerja ke Kota Makassar dalam rangka melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap penyelenggaraan haji serta penataan sumber daya aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kementerian dan kantor wilayah, Ahad, 8 Februari 2026.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam keterangannya, Wamenhaj menegaskan bahwa evaluasi akan terus dilakukan secara menyeluruh. Jika ditemukan kinerja yang tidak optimal di suatu wilayah, maka penyesuaian dapat dilakukan, termasuk pergantian atau redistribusi personel antarwilayah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Evaluasi itu dilakukan terus-menerus. Kalau kinerjanya kurang baik, bisa saja dilakukan penyesuaian wilayah, termasuk antarbagian,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga menekankan bahwa saat ini perpindahan ASN antarinstansi telah dimungkinkan, baik dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, maupun antar-kementerian. Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama antara kementerian dan para ASN.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Sekarang ASN sudah merasakan bahwa perpindahan itu bisa dilakukan. Dari provinsi, dari pemerintah daerah, atau dari kementerian lain yang ingin bergabung ke kementerian tertentu,” jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Wamenhaj, pemahaman kebutuhan SDM paling mengetahui adalah Kepala Kantor Wilayah bersama para kepala kantor kabupaten/kota. Penempatan ASN pun dilakukan berdasarkan sistem antrian nasional yang berlaku secara berurutan dan transparan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Tidak ada istilah loncat antrian. Semua berurutan sesuai sistem nasional. Kalau memang jatahnya tahun ini harus berangkat atau ditempatkan, maka itu dilakukan tahun ini,” tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menjelaskan, penyesuaian kuota antarwilayah bisa terjadi, termasuk di Sulawesi Selatan. Ada daerah yang kuotanya bertambah dan ada pula yang berkurang, tergantung kebutuhan dan urutan nasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Misalnya ada kuota bertambah sampai ratusan karena memang secara urutan nasional sudah waktunya. Tapi tetap berurutan, tidak bisa dipindah seenaknya,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wamenhaj menegaskan bahwa seluruh proses tersebut berjalan sesuai sistem dan dapat dipantau oleh semua pihak. ASN yang belum mendapatkan penempatan tahun ini akan tetap masuk dalam antrian untuk tahun berikutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Semua bisa melihat urutannya. Tahun depan pun tetap berurutan, sesuai sistem yang berlaku,” pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/kunjungan-wamenhaj-ke-makassar-bahas-evaluasi-asn-haji/">Kunjungan Wamenhaj ke Makassar Bahas Evaluasi ASN Haji</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/kunjungan-wamenhaj-ke-makassar-bahas-evaluasi-asn-haji/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wamenhaj Dahnil: Petugas Harus Siap Layani Jemaah Haji Berisiko Kesehatan Tinggi</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/wamenhaj-dahnil-petugas-harus-siap-layani-jemaah-haji-berisiko-kesehatan-tinggi/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/wamenhaj-dahnil-petugas-harus-siap-layani-jemaah-haji-berisiko-kesehatan-tinggi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 06:05:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dahnil]]></category>
		<category><![CDATA[New]]></category>
		<category><![CDATA[Wamenhaj]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=261</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network — Wakil Menteri Haji dan...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/wamenhaj-dahnil-petugas-harus-siap-layani-jemaah-haji-berisiko-kesehatan-tinggi/">Wamenhaj Dahnil: Petugas Harus Siap Layani Jemaah Haji Berisiko Kesehatan Tinggi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network — Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkap bahwa 80% jemaah haji Indonesia 2026 tergolong berisiko tinggi alias risti, sehingga perlu menjaga kesehatannya sejak persiapan hingga saat puncak haji.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Dahnil saat berdiskusi dengan para jurnalis anggota Media Center Haji (MCH) di sela Pendidikan dan Pelatihan alias Diklat Petugas Haji 1447 H/2026 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.</p>
<p>Dahnil menjabarkan bahwa sejauh ini terdapat sekitar 177.000 jemaah haji yang tergolong berisiko tinggi (risti). Jumlahnya mencakup 80% dari total jemaah haji Indonesia 2026, yakni 221.000 orang.</p>
<p>Jemaah haji risti adalah jemaah berusia di atas 60 tahun atau jemaah dengan kondisi kesehatan khusus, seperti memiliki penyakit komorbid. Jemaah haji risti tetap bisa berangkat haji, dengan kondisi kesehatan yang terus dipantau.</p>
<p>Dahnil mengungkap bahwa 25% jemaah haji 2026 merupakan lansia. Banyaknya jumlah jemaah haji yang berusia di atas 60 tahun tidak lepas dari lamanya waktu tunggu haji di Indonesia.</p>
<p>Sebagai informasi, pada 2026 ini antrean haji Indonesia mencapai 5,6 juta orang. Pemerintah pun menetapkan kebijakan masa tunggu haji menjadi 26,4 tahun secara merata di seluruh Indonesia.</p>
<p>Menurut Dahnil, jumlah jemaah haji risti yang mencapai 177.000 itu sudah melalui proses pemeriksaan kesehatan yang lebih ketat (istitha’ah kesehatan). Proses itu merupakan upaya mitigasi agar jemaah haji tetap bisa berangkat meskipun memiliki penyakit atau sudah lansia, karena mereka pun berhak untuk beribadah.</p>
<p>“Kematian [jemaah haji itu] karena intensitas kegiatan yang tinggi. Juga, karena sudah capek di Indonesia, termasuk yang jarak ke asrama hajinya jauh, misalnya lintas pulau [baru tiba di embarkasi, kemudian terbang ke Arab Saudi]. Makanya kami wanti-wanti jangan kelelahan,” ujar Dahnil, Senin</p>
<p>Menurutnya, Kemenhaj terus gencar melakukan sosialisasi kepada para jemaah, termasuk melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), agar para jemaah haji selalu menjaga kesehatan dan melatih kondisi fisik. Jemaah haji harus rutin berolahraga dan makan bergizi, agar kondisi tubuh selalu prima.</p>
<p>Selain itu, Kemenhaj juga menghimbau agar para jemaah haji tidak kelelahan saat berada di Tanah Suci. Setelah melakukan umrah wajib, jemaah dapat memperbanyak istirahat, mempersiapkan fisik untuk puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).</p>
<p>Kemenhaj juga memastikan bahwa para petugas haji akan siap melayani para jemaah haji. Sebanyak 4.418 jemaah haji akan bertugas di Tanah Suci untuk melayani dan membantu para jemaah haji, memastikan ibadah mereka berjalan lancar dan bisa kembali dengan sehat ke Indonesia.</p>
<p>“[Penyelenggaraan ibadah haji] ini operasi kemanusiaan paling besar di dunia. Dari yang risti itu, 33.000-nya lansia, kita harus pastikan mereka aman,” ujar Dahnil</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/wamenhaj-dahnil-petugas-harus-siap-layani-jemaah-haji-berisiko-kesehatan-tinggi/">Wamenhaj Dahnil: Petugas Harus Siap Layani Jemaah Haji Berisiko Kesehatan Tinggi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/wamenhaj-dahnil-petugas-harus-siap-layani-jemaah-haji-berisiko-kesehatan-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terima Penghargaan Golden Leader 2026, Wamenhaj Ajak Pers Perkuat Ekosistem Intelektual</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/terima-penghargaan-golden-leader-2026-wamenhaj-ajak-pers-perkuat-ekosistem-intelektual/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/terima-penghargaan-golden-leader-2026-wamenhaj-ajak-pers-perkuat-ekosistem-intelektual/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 05:53:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dahnil]]></category>
		<category><![CDATA[New]]></category>
		<category><![CDATA[Penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[Wamenhaj]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=258</guid>

					<description><![CDATA[<p>Serang, muslim network — Wakil Menteri Haji dan...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/terima-penghargaan-golden-leader-2026-wamenhaj-ajak-pers-perkuat-ekosistem-intelektual/">Terima Penghargaan Golden Leader 2026, Wamenhaj Ajak Pers Perkuat Ekosistem Intelektual</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Serang, muslim network — Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menerima penghargaan kategori Golden Leader Tahun 2026 dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 JMSI di Kota Serang, Banten.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam sambutannya, Wamenhaj menekankan pentingnya menumbuhkan kembali tradisi intelektualitas di tubuh pers nasional. Ia menyoroti fenomena banjir informasi di era digital yang seringkali mengabaikan substansi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Saat ini ramai konten tapi tak berkonten. Artinya, banyak konten yang tidak berisi dan tidak memiliki nilai (value). Yang dibutuhkan dari jurnalis hari ini adalah konten yang sesungguhnya,&#8221; tegas Dahnil, Minggu (8/2/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dahnil mengungkapkan keprihatinannya terhadap mulai terkuburnya kalangan intelektual akibat ekosistem yang kurang mendukung. Menurutnya, tradisi menulis dan jurnalisme yang berkualitas harus dipulihkan agar nalar ilmiah kembali mendapat tempat di ruang publik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia berharap JMSI dapat menjadi pelopor dalam menempatkan &#8220;intelektual organik&#8221;—baik dari kalangan pejabat politik, pejabat negara, maupun akademisi—sebagai sumber rujukan utama informasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Teman jurnalis, mulailah berhenti untuk mengangkat mereka yang tidak memberikan tempat pada nalar ilmiah dan intelektualisme,&#8221; harapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menutup arahannya, Dahnil menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional yang jatuh pada Senin, 9 Februari 2026. Ia berharap pers tetap menjadi pilar yang mencerahkan bangsa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Dengan peran pers yang terus menyampaikan informasi, ia akan terus menjadi peran yang mencerahkan dan meninggikan peradaban,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/terima-penghargaan-golden-leader-2026-wamenhaj-ajak-pers-perkuat-ekosistem-intelektual/">Terima Penghargaan Golden Leader 2026, Wamenhaj Ajak Pers Perkuat Ekosistem Intelektual</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/terima-penghargaan-golden-leader-2026-wamenhaj-ajak-pers-perkuat-ekosistem-intelektual/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
