<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Redaksi, Pengarang di Muslim Network</title>
	<atom:link href="https://muslimnetwork.id/author/adm1n02/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://muslimnetwork.id/author/adm1n02/</link>
	<description>Jaringan Muslim Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Jun 2026 14:41:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://muslimnetwork.id/go/wp-content/uploads/2026/02/cropped-logo-muslimnetwork-32x32.jpg</url>
	<title>Redaksi, Pengarang di Muslim Network</title>
	<link>https://muslimnetwork.id/author/adm1n02/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kepala dan Wakil BGN Dicopot Presiden Prabowo</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/kepala-dan-wakil-bgn-dicopot-presiden-prabowo/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/kepala-dan-wakil-bgn-dicopot-presiden-prabowo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 14:41:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=580</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Prof Dadan Hindayana dicopot...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/kepala-dan-wakil-bgn-dicopot-presiden-prabowo/">Kepala dan Wakil BGN Dicopot Presiden Prabowo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Prof Dadan Hindayana dicopot dari jabatannya sebagai kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Pencopotan Dadan disampaikan langsung Mensesneg Prasetyo Hadi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Selama kurang lebih 1,5 tahun melakukan monitoring, melakukan evaluasi, maka pada hari ini, Selasa 2 Juni 2026, Bapak Presiden memutuskan melakukan pergantian BGN. Pertama, saudara Dadan Hindayana sebagai kepala BGN, kedua saudara Lodewyk Pusung sebagai wakil kepala BGN, ketiga Sony Sanjaya sebagai wakil kepala BGN,&#8221; kata Prasetyo dalam jumpa pers di Istana, Selasa (2/6/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi selama ini dalam membangun pondasi dan mengembangkan BGN Disertai ucapan terima kasih,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dadan sudah 1 tahun 9 bulan menjabat sebagai kepala BGN. Dia dilantik pada 19 Agustus 2024 oleh Presiden Joko Widodo.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sekadar diketahui, pembentukan BGN mengacu Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024. BGN dibentuk untuk menjalankan program makan bergizi gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintahan Prabowo-Gibran sebagai upaya mencegah stunting. Lewat badan ini, Prabowo-Gibran ingin pemenuhan gizi bagi rakyat, dari anak bayi, siswa sekolah, sampai ibu hamil benar-benar terpantau.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Fungsi Badan Gizi Nasional adalah koordinasi, penetapan kebijakan teknis, penyediaan, penyaluran, promosi dan kerja sama, dan pengawasan pemenuhan gizi. Selain itu, ada pelaksanaan fungsi lain yang diberikan Presiden namun tidak dijelaskan rinci.</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/kepala-dan-wakil-bgn-dicopot-presiden-prabowo/">Kepala dan Wakil BGN Dicopot Presiden Prabowo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/kepala-dan-wakil-bgn-dicopot-presiden-prabowo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Angkat Nanik S Deyang jadi Kepala BGN</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/presiden-angkat-nanik-s-deyang-jadi-kepala-bgn/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/presiden-angkat-nanik-s-deyang-jadi-kepala-bgn/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 14:38:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=577</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Presiden Prabowo Subianto mengangkat...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/presiden-angkat-nanik-s-deyang-jadi-kepala-bgn/">Presiden Angkat Nanik S Deyang jadi Kepala BGN</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, muslim network &#8211; Presiden Prabowo Subianto mengangkat Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, menggantikan Dadan Hindayana. Keputusan presiden dibacakan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Mengangkat saudari Nanik S Deyang sebagai kepala Badan Gizi Nasional yang baru,&#8221; kata Prasetyo. Dikutip dari akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (2/5/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, Prabowo juga mengangkat Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kepada tiga pimpinan BGN yang baru kami berharap untuk segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas Kementerian dan lembaga,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Prabowo juga memerintahkan pimpinan BGN yang baru untuk memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten kota.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Tentu saja memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah, serta memastikan program Badan Gizi Nasional dapat tetap berjalan dengan sebaik-baiknya,&#8221; pungkasnya</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/presiden-angkat-nanik-s-deyang-jadi-kepala-bgn/">Presiden Angkat Nanik S Deyang jadi Kepala BGN</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/presiden-angkat-nanik-s-deyang-jadi-kepala-bgn/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Myth vs Fact: Menjawab Mitos-Mitos Seputar Qurban di Masyarakat</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/myth-vs-fact-menjawab-mitos-mitos-seputar-qurban-di-masyarakat/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/myth-vs-fact-menjawab-mitos-mitos-seputar-qurban-di-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2026 09:08:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=573</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; &#160; Oleh: KH Bachtiar Nasir &#124; Pembina...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/myth-vs-fact-menjawab-mitos-mitos-seputar-qurban-di-masyarakat/">Myth vs Fact: Menjawab Mitos-Mitos Seputar Qurban di Masyarakat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Oleh: KH Bachtiar Nasir | Pembina AQL Qurban Care</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>IBADAH kurban adalah syariat mulia yang sarat makna. Namun di tengah masyarakat, tidak sedikit mitos yang berkembang dan kadang membuat orang ragu atau salah dalam mempraktikkannya. Penting untuk meluruskan pemahaman agar qurban dilakukan sesuai tuntunan.</p>
<p>Mitos 1: Kurban hanya untuk orang kaya</p>
<p>Faktanya, kurban memang disyariatkan bagi yang mampu, bukan hanya “orang kaya”. Ukuran mampu bersifat relatif. Banyak orang dengan penghasilan sederhana tetap bisa berkurban dengan menabung atau patungan. Dalam syariat, satu ekor sapi bisa untuk tujuh orang. Ini menunjukkan bahwa kurban adalah ibadah yang terbuka bagi siapa saja yang berusaha.</p>
<p>Mitos 2: Semakin mahal hewan, semakin pasti diterima</p>
<p>Fakta: yang Allah nilai bukan harga, tetapi ketakwaan. Dalam Al-Qur&#8217;an ditegaskan bahwa yang sampai kepada Allah adalah ketakwaan, bukan daging dan darahnya. Hewan yang baik memang dianjurkan, tetapi tanpa keikhlasan, nilainya bisa kosong.</p>
<p>Mitos 3: Kurban boleh dengan beli daging ke pasar tanpa penyembelihan</p>
<p>Fakta: kurban adalah ibadah khusus yang memiliki tata cara tertentu, termasuk penyembelihan. Membeli daging tanpa ada proses sembelih tidak memenuhi hakikat ibadah kurban. Berbeda dengan sedekah, kurban memiliki bentuk yang telah ditentukan.</p>
<p>Mitos 4: Tidak boleh makan daging kurban sendiri</p>
<p>Fakta: justru dianjurkan untuk makan sebagian dari daging kurban. Ini menunjukkan keseimbangan antara ibadah pribadi dan kepedulian sosial. Namun dalam kondisi tertentu, ada kurban yang hukumnya wajib seperti hewan nazar atau hadyu (dam) bagi jamaah haji tamattu’ dan qirān. Dalam mazhab Syafi’i, untuk jenis kurban wajib ini, pekurban tidak boleh memakan dagingnya sama sekali. Seluruhnya harus disalurkan kepada yang berhak.</p>
<p>Mitos 5: Kurban hanya tradisi tahunan</p>
<p>Fakta: kurban adalah ibadah dengan akar tauhid yang dalam, meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim. Ia bukan sekadar rutinitas, tetapi simbol ketaatan dan keikhlasan.</p>
<p>Kesalahan memahami kurban bisa mengurangi nilai ibadah itu sendiri. Karena itu, penting untuk merujuk kepada sumber yang benar dan penjelasan ulama.</p>
<p>Pada akhirnya, kurban bukan tentang mengikuti kebiasaan masyarakat, tetapi mengikuti tuntunan syariat.</p>
<p>Bedakan antara mitos dan fakta, agar qurban kita tidak hanya sah, tetapi juga bernilai di sisi Allah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: Al-Majmūʿ Syarḥ al-Muhażżab</p>
<p>============</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>🐄 AQL Qurban Care: Kurban Terbaik, Manfaat Terluas</p>
<p>Tunaikan kurban Anda bersama AQL Qurban Care: amanah, tepat sasaran, dan penuh keberkahan.</p>
<p>📲 WA: 0857 1873 5254</p>
<p>📸 IG: @aql.qurbancare</p>
<p>🌐 www.qurbancare.org</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/myth-vs-fact-menjawab-mitos-mitos-seputar-qurban-di-masyarakat/">Myth vs Fact: Menjawab Mitos-Mitos Seputar Qurban di Masyarakat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/myth-vs-fact-menjawab-mitos-mitos-seputar-qurban-di-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>The Night Before Eid: Malam Takbiran, Waktunya Muhasabah Niat</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/the-night-before-eid-malam-takbiran-waktunya-muhasabah-niat/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/the-night-before-eid-malam-takbiran-waktunya-muhasabah-niat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2026 06:11:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=570</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Oleh: KH Bachtiar Nasir &#124; Pembina AQL...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/the-night-before-eid-malam-takbiran-waktunya-muhasabah-niat/">The Night Before Eid: Malam Takbiran, Waktunya Muhasabah Niat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Oleh: KH Bachtiar Nasir | Pembina AQL Qurban Care</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>MALAM takbiran bukan sekadar tradisi menyambut hari raya, tetapi momen agung untuk menghidupkan hati dengan pengagungan kepada Allah. Dalam Al-Qur&#8217;an Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Demikianlah Dia menundukkannya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu.” (QS Al-Ḥajj [22]: 37).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut tafsir para ulama, takbir adalah bentuk pengakuan bahwa Allah Maha Besar atas segala nikmat yang telah Dia berikan, terutama nikmat hidayah. Maka malam takbiran sejatinya adalah malam syukur, bukan sekadar euforia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Abdurrahman as-Sa&#8217;di Raḥimahullāh menjelaskan bahwa perintah bertakbir adalah agar manusia mengagungkan Allah sebagai balasan atas hidayah-Nya. Artinya, setiap “Allahu Akbar” yang kita ucapkan seharusnya lahir dari kesadaran mendalam: bahwa semua keberhasilan ibadah, termasuk kurban, adalah karena petunjuk Allah semata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih dalam lagi, Ibnu Taimiyah menerangkan bahwa takbir disyariatkan pada momen-momen besar—ketika banyak manusia berkumpul, ketika amal besar dilakukan, atau ketika hati berada dalam kondisi kuat. Tujuannya adalah agar kebesaran Allah mengalahkan segala kebesaran lain dalam hati manusia. Dengan takbir, seorang hamba menundukkan ego, dunia, dan segala hal yang ia agungkan, hingga hanya Allah yang benar-benar besar di dalam hatinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sinilah letak muhasabahnya. Setelah rangkaian ibadah dan menjelang hari raya, kita diajak untuk bertanya:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apakah ibadah kita benar-benar untuk Allah?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apakah kurban kita lahir dari keikhlasan atau sekadar rutinitas?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apakah hati kita sudah mengagungkan Allah di atas segalanya?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Takbir bukan hanya ucapan lisan, tetapi latihan membesarkan Allah dalam hati. Ia mengingatkan bahwa semua nikmat, hidayah, rezeki, hingga kemampuan beribadah, berasal dari-Nya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Malam takbiran adalah waktu terbaik untuk meluruskan niat, membersihkan hati, dan memperbaharui komitmen kepada Allah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena pada akhirnya, bukan gema takbir yang paling penting, tetapi sejauh mana “Allahu Akbar” benar-benar hidup di dalam hati kita.</p>
<p>Sumber: Tafsīr al-Saʿdī (hlm. 538) Majmūʿ al-Fatāwā (24/229–230)</p>
<p>============</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>🐄 AQL Qurban Care: Kurban Terbaik, Manfaat Terluas</p>
<p>Tunaikan kurban Anda bersama AQL Qurban Care: amanah, tepat sasaran, dan penuh keberkahan.</p>
<p>📲 WA: 0857 1873 5254</p>
<p>📸 IG: @aql.qurbancare</p>
<p>🌐 www.qurbancare.org</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/the-night-before-eid-malam-takbiran-waktunya-muhasabah-niat/">The Night Before Eid: Malam Takbiran, Waktunya Muhasabah Niat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/the-night-before-eid-malam-takbiran-waktunya-muhasabah-niat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>After Kurban: Mempertahankan Semangat Pengorbanan di Luar Bulan Zulhijjah</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/after-kurban-mempertahankan-semangat-pengorbanan-di-luar-bulan-zulhijjah/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/after-kurban-mempertahankan-semangat-pengorbanan-di-luar-bulan-zulhijjah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 22:56:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=567</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, muslimnetwork- IBADAH kurban bukanlah akhir dari sebuah...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/after-kurban-mempertahankan-semangat-pengorbanan-di-luar-bulan-zulhijjah/">After Kurban: Mempertahankan Semangat Pengorbanan di Luar Bulan Zulhijjah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, muslimnetwork- IBADAH kurban bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari komitmen panjang dalam beribadah kepada Allah. Setelah hari-hari Idul Adha berlalu, pertanyaan pentingnya adalah: apakah semangat pengorbanan itu ikut berlalu, atau justru terus hidup dalam keseharian kita?</p>
<p>Dalam Al-Qur&#8217;an Allah menegaskan,<br />
“Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu.” (QS Al-Ḥajj [22]: 37).</p>
<p>Ayat ini menegaskan bahwa esensi kurban bukan pada ritual lahiriah, tetapi pada kualitas hati: keikhlasan, ketaatan, dan ketakwaan. Maka setelah kurban selesai, yang harus dijaga bukan hanya kenangan ibadahnya, tetapi ruh pengorbanannya.</p>
<p>Semangat kurban sejatinya adalah kesiapan untuk memberi, berkorban, dan mendahulukan Allah di atas kepentingan diri. Ini bisa terus dilanjutkan dalam berbagai bentuk: menjaga keikhlasan dalam amal, ringan bersedekah, serta siap mengorbankan waktu, tenaga, dan harta di jalan kebaikan.</p>
<p>Hal ini sejalan dengan sabda Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, “Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang terus-menerus (dilakukan) meskipun sedikit.” (Muttafaqun `alaih)</p>
<p>Terkait hadis di atas imam an-Nawawi berkata, “Hal itu karena dengan kontinuitas amalan yang sedikit, akan terus terjaga: ketaatan, zikir, rasa diawasi (murāqabah), niat, keikhlasan, serta kesungguhan menghadap kepada Allah Ta’ala. Dan amalan yang sedikit tetapi berkelanjutan itu akan membuahkan hasil, sehingga nilainya bisa berlipat ganda, bahkan jauh melebihi amalan yang banyak namun terputus-putus.”</p>
<p>Artinya, ruh kurban harus dijaga dalam kontinuitas amal, bukan hanya dalam momentum musiman. Selain itu, semangat berbagi yang dilatih saat qurban juga perlu diteruskan. Jika saat Idul Adha kita mudah memberi daging kepada fakir miskin, maka setelahnya pun kita harus tetap peka terhadap kebutuhan orang lain. Kurban mengajarkan bahwa harta bukan untuk ditahan, tetapi untuk dialirkan.</p>
<p>Lebih dalam lagi, qurban melatih kita untuk melepaskan keterikatan dunia. Maka setelah Żulḥijjah, latihan ini harus tetap hidup: berani menahan diri dari yang haram, mengalahkan hawa nafsu, dan mengutamakan rida Allah di atas keinginan pribadi.</p>
<p>Pada akhirnya, keberhasilan kurban tidak diukur dari banyaknya hewan yang disembelih, tetapi dari perubahan hati setelahnya.</p>
<p>Jika setelah qurban kita lebih ikhlas, lebih dermawan, dan lebih dekat kepada Allah, maka itulah tanda bahwa qurban kita benar-benar diterima.</p>
<p>Sumber: Syarḥ Ṣaḥīḥ Muslim</p>
<p>============</p>
<p>🐄 AQL Qurban Care: Kurban Terbaik, Manfaat Terluas</p>
<p>Tunaikan kurban Anda bersama AQL Qurban Care: amanah, tepat sasaran, dan penuh keberkahan.</p>
<p>📲 WA: 0857 1873 5254<br />
📸 IG: @aql.qurbancare<br />
🌐 www.qurbancare.org</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/after-kurban-mempertahankan-semangat-pengorbanan-di-luar-bulan-zulhijjah/">After Kurban: Mempertahankan Semangat Pengorbanan di Luar Bulan Zulhijjah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/after-kurban-mempertahankan-semangat-pengorbanan-di-luar-bulan-zulhijjah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>The Real Sacrifice: Mengapa Qurban Itu Bukan Soal Daging, Tapi Soal Ketaatan</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/the-real-sacrifice-mengapa-qurban-itu-bukan-soal-daging-tapi-soal-ketaatan/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/the-real-sacrifice-mengapa-qurban-itu-bukan-soal-daging-tapi-soal-ketaatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 12:59:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=561</guid>

					<description><![CDATA[<p>KH Bachtiar Nasir &#124; Pembina AQL Qurban Care...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/the-real-sacrifice-mengapa-qurban-itu-bukan-soal-daging-tapi-soal-ketaatan/">The Real Sacrifice: Mengapa Qurban Itu Bukan Soal Daging, Tapi Soal Ketaatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KH Bachtiar Nasir | Pembina AQL Qurban Care</p>
<p>BANYAK orang memandang kurban sebatas penyembelihan hewan dan pembagian daging. Padahal, hakikat kurban jauh lebih dalam dari itu. Ia adalah simbol ketaatan total seorang hamba kepada Allah, bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi ibadah hati.</p>
<p>Dalam Al-Qur&#8217;an Allah berfirman, “Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu.” (QS Al-Ḥajj [22]: 37).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam tafsir Abdurrahman as-Sa&#8217;di dijelaskan bahwa ayat ini menegaskan: tujuan kurban bukan sekadar menyembelih hewan. Allah tidak membutuhkan daging dan darahnya, karena Dia Maha Kaya lagi Maha Terpuji. Yang sampai kepada-Nya adalah keikhlasan, niat yang benar, dan ketakwaan dari pelakunya. Oleh karena itu, kurban harus dilandasi niat untuk mencari rida Allah semata, bukan karena riya’, ingin dipuji, atau sekadar mengikuti tradisi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penjelasan ini memberikan pesan yang sangat kuat: ibadah tanpa keikhlasan bagaikan kulit tanpa isi, atau jasad tanpa ruh. Secara lahir terlihat ada, tetapi hakikatnya kosong. Begitu pula kurban, ia hanya akan bernilai jika disertai hati yang tunduk dan niat yang lurus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail `Alaihimas salām menjadi contoh nyata. Ketika diperintahkan untuk menyembelih sesuatu yang paling dicintai, mereka tidak ragu. Bahkan sebelum penyembelihan terjadi, keduanya telah menunjukkan puncak ketaatan. Inilah esensi qurban: kesiapan untuk menempatkan perintah Allah di atas segalanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Maka “real sacrifice” bukan terletak pada hewan yang disembelih, tetapi pada apa yang kita lepaskan dalam hati. Bisa jadi itu adalah cinta berlebihan kepada harta, ego, atau kebiasaan yang tidak diridhai Allah. Kurban menjadi latihan untuk menggeser pusat kehidupan: dari diri sendiri menuju Allah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih dari itu, semangat ini tidak boleh berhenti di hari raya. Nilai keikhlasan dan ketaatan harus terus hidup dalam seluruh ibadah dan aktivitas kita. Karena setiap amal, sekecil apa pun, akan kehilangan nilainya tanpa niat yang benar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kurban sejati bukan tentang daging yang dibagikan, tetapi tentang hati yang ditundukkan, ikhlas, taat, dan hanya mengharap wajah Allah semata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: Taisīr al-Karīm ar-Raḥmān fī Tafsīr Kalām al-Mannān</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>============</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>🐄 AQL Qurban Care: Kurban Terbaik, Manfaat Terluas</p>
<p>Tunaikan kurban Anda bersama AQL Qurban Care: amanah, tepat sasaran, dan penuh keberkahan.</p>
<p>📲 WA: 0857 1873 5254</p>
<p>📸 IG: @aql.qurbancare</p>
<p>🌐 www.qurbancare.org</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/the-real-sacrifice-mengapa-qurban-itu-bukan-soal-daging-tapi-soal-ketaatan/">The Real Sacrifice: Mengapa Qurban Itu Bukan Soal Daging, Tapi Soal Ketaatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/the-real-sacrifice-mengapa-qurban-itu-bukan-soal-daging-tapi-soal-ketaatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Silaturahmi Grup Astra 2026: Perkuat Kolaborasi dan Rayakan 25 Tahun Yayasan Astra – Yayasan Amaliah Astra</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/silaturahmi-grup-astra-2026-perkuat-kolaborasi-dan-rayakan-25-tahun-yayasan-astra-yayasan-amaliah-astra/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/silaturahmi-grup-astra-2026-perkuat-kolaborasi-dan-rayakan-25-tahun-yayasan-astra-yayasan-amaliah-astra/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 13:46:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=558</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Muslimnetwork.id&#8211;Astra melalui Yayasan Astra menyelenggarakan kegiatan Silaturahmi...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/silaturahmi-grup-astra-2026-perkuat-kolaborasi-dan-rayakan-25-tahun-yayasan-astra-yayasan-amaliah-astra/">Silaturahmi Grup Astra 2026: Perkuat Kolaborasi dan Rayakan 25 Tahun Yayasan Astra – Yayasan Amaliah Astra</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Muslimnetwork.id&#8211;</strong>Astra melalui Yayasan Astra menyelenggarakan kegiatan Silaturahmi Grup Astra pada Sabtu (23/5). Acara ini merupakan puncak dari rangkaian program Astra Gema Islami (AGI) ke-16, sebuah wujud komitmen dalam membina insan muslim Astra yang profesional dalam bekerja dan beribadah.</p>
<p>Acara ini dilaksanakan oleh Yayasan Astra &#8211; Yayasan Amaliah Astra yang berfokus untuk mendukung kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan yang dihadiri oleh Presiden Direktur Astra Rudy beserta jajaran pimpinan Astra dan Grup Astra, Pembina Yayasan Astra – Yayasan Amaliah Astra Boy Gemino Kalauserang, Ketua Pengawas Yayasan Astra – Yayasan Amaliah Astra Endro Wahyono, serta Ketua Pengurus Yayasan Astra – Yayasan Amaliah Astra Boy Kelana Soebroto, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Insan Astra.</p>
<p>Dalam sambutanya, Presiden Direktur Astra Rudy menyampaikan apresiasi atas konsistensi Yayasan Astra – Yayasan Amaliah Astra dalam menyelenggarakan Astra Gema Islami yang telah memasuki tahun ke-16. Beliau menekankan pentingnya membentuk karakter Profesional Muslim Astra yang mampu menyeimbangkan antara kinerja (performance) dan akhlak (character), serta menjadi jembatan kebaikan dan solusi bagi masyarakat luas.</p>
<p>Sepanjang tahun 2025 hingga 2026, Astra Gema Islami telah mencatat partisipasi sebanyak 8.959 karyawan dari 121 perusahaan dan 32 provinsi, yang menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini, AGI menyelenggarakan 17 workshop, 24 lomba, serta berbagai gerakan bersama seperti Amaliah Go Tadarus dan Go Walking untuk menumbuhkan kebiasaan baik.</p>
<p>“Astra Gema Islami terus tumbuh menjadi ruang kebersamaan, pembelajaran, dan kontribusi bagi Insan Astra di berbagai wilayah Indonesia. Bertepatan dengan 25 tahun Yayasan Astra – Yayasan Amaliah Astra, momentum ini semakin menguatkan semangat kami untuk terus hadir, melayani, dan memberi manfaat yang relevan bagi Insan Astra dari pengembangan diri, penguatan nilai keislaman, hingga layanan yang membersamai perjalanan hidup karyawan,” ujar Ketua Pengurus Yayasan Astra – Yayasan Amaliah Astra, Boy Kelana Soebroto.</p>
<p>Momen Silaturahmi Grup Astra tahun ini menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan hari ulang tahun ke-25 Yayasan Astra – Yayasan Amaliah Astra. Perayaan ulang tahun perak ini menandai komitmen panjang yayasan untuk terus hadir, melayani, dan memberi makna dalam setiap fase kehidupan Insan Astra mulai dari saat pertama bergabung, masa produktif, membina keluarga, hingga saat kedukaan melalui layanan pemulasaraan jenazah Amaliah Care dan dukungan Mobil Kemanusiaan Astra (Mokema).</p>
<p>Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar seluruh elemen Astra terus memperkuat kolaborasi antara yayasan, perusahaan, Dewan Kemakmuran Masjid, dan komunitas untuk menciptakan keberlanjutan serta menebarkan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin.*</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/silaturahmi-grup-astra-2026-perkuat-kolaborasi-dan-rayakan-25-tahun-yayasan-astra-yayasan-amaliah-astra/">Silaturahmi Grup Astra 2026: Perkuat Kolaborasi dan Rayakan 25 Tahun Yayasan Astra – Yayasan Amaliah Astra</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/silaturahmi-grup-astra-2026-perkuat-kolaborasi-dan-rayakan-25-tahun-yayasan-astra-yayasan-amaliah-astra/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Is It Valid? Menguji Keabsahan Hewan Qurban Lewat Look-nya</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/is-it-valid-menguji-keabsahan-hewan-qurban-lewat-look-nya/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/is-it-valid-menguji-keabsahan-hewan-qurban-lewat-look-nya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2026 12:01:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=554</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: KH Bachtiar Nasir &#124; Pembina AQL Qurban...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/is-it-valid-menguji-keabsahan-hewan-qurban-lewat-look-nya/">Is It Valid? Menguji Keabsahan Hewan Qurban Lewat Look-nya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: KH Bachtiar Nasir | Pembina AQL Qurban Care</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>MEMILIH hewan kurban tidak cukup hanya melihat ukuran atau harga. Ada standar syariat yang harus diperhatikan agar ibadah qurban sah dan diterima.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam hadis riwayat Ahmad, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Ada empat jenis hewan yang tidak memenuhi kriteria kurban: Yang buta dan jelas kebutaannya; yang sakit dan jelas nampak kesakitannya; yang pincang dan kepincangannya itu jelas; dan hewan yang lesu dan tidak bersih.” (HR Ahmad).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pertama, cacat yang membatalkan kurban adalah cacat yang jelas dan berpengaruh pada kualitas hewan, terutama dagingnya. Hewan yang sakit parah, kurus kering, atau terkena penyakit seperti kudis (yang merusak daging dan lemak) tidak sah dijadikan kurban. Begitu pula hewan yang pincang parah hingga tertinggal dari kelompoknya saat berjalan, ini menunjukkan kondisi yang tidak layak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kedua, cacat pada mata juga menjadi perhatian. Hewan yang buta total atau kehilangan bola mata tidak sah. Namun jika hanya kabur penglihatannya, sebagian ulama masih membolehkan. Intinya, selama cacat tersebut tidak terlalu parah dan tidak merusak kualitas utama hewan, masih ada kelonggaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ketiga, terkait bagian tubuh seperti telinga, tanduk, dan gigi. Hewan yang telinganya terputus secara jelas tidak sah, tetapi jika hanya sobek ringan atau robek kecil, masih diperbolehkan. Tanduk yang patah atau bahkan tidak ada sejak lahir tetap sah, kecuali jika menyebabkan sakit yang memengaruhi kondisi hewan. Untuk gigi, jika sebagian rontok masih diperbolehkan, namun jika seluruhnya hilang, terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keempat, ada cacat yang tidak membatalkan, tetapi makruh. Dalam hadis riwayat Abu Dawud disebutkan larangan berqurban dengan hewan yang telinganya terpotong sebagian (muqabalah), bagian belakangnya terpotong (mudabarah), sobek (syarqa’), atau berlubang (kharqa’). Cacat ini tidak sampai membatalkan, tetapi sebaiknya dihindari untuk kesempurnaan ibadah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Prinsipnya sederhana: pilih hewan terbaik yang kita mampu. Jika ragu, ambil yang lebih sempurna.</p>
<p>Kurban bukan sekadar sah, tapi tentang mempersembahkan yang terbaik untuk Allah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber: Al-Majmūʿ Syarḥ al-Muhażżab</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>===============</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>🐄 AQL Qurban Care: Kurban Terbaik, Manfaat Terluas</p>
<p>Tunaikan kurban Anda bersama AQL Qurban Care: amanah, tepat sasaran, dan penuh keberkahan.</p>
<p>📲 WA: 0857 1873 5254</p>
<p>📸 IG: @aql.qurbancare</p>
<p>🌐 www.qurbancare.org</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/is-it-valid-menguji-keabsahan-hewan-qurban-lewat-look-nya/">Is It Valid? Menguji Keabsahan Hewan Qurban Lewat Look-nya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/is-it-valid-menguji-keabsahan-hewan-qurban-lewat-look-nya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>The Unseen Reward: Menelusuri Jejak Kebaikan di Setiap Helai Bulu Hewan Kurban</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/the-unseen-reward-menelusuri-jejak-kebaikan-di-setiap-helai-bulu-hewan-kurban/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/the-unseen-reward-menelusuri-jejak-kebaikan-di-setiap-helai-bulu-hewan-kurban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 12:40:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=552</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: KH Bachtiar Nasir &#124; Pembina AQL Qurban...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/the-unseen-reward-menelusuri-jejak-kebaikan-di-setiap-helai-bulu-hewan-kurban/">The Unseen Reward: Menelusuri Jejak Kebaikan di Setiap Helai Bulu Hewan Kurban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: KH Bachtiar Nasir | Pembina AQL Qurban Care</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>PARA sahabat bertanya kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, apakah makna dari ibadah kurban ini?” Beliau menjawab: “Ini adalah sunnah bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Mereka bertanya lagi: “Apa yang kami dapat darinya?” Beliau menjawab: “Pada setiap helai bulunya ada satu kebaikan.” Mereka bertanya kembali: “Bagaimana dengan bulu wol, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Pada setiap helai bulu wol juga ada satu kebaikan.”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Maknanya: setiap bagian dari hewan kurban, bahkan hingga bulu dan wolnya dituliskan pahala kebaikan bagi pelakunya. Hadis ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah secara tersendiri, dan juga disebutkan oleh Al-Ḥākim an-Naisāburi dalam Al-Mustadrak. Namun para ulama seperti aż-Żahabi menilai hadis ini lemah bahkan sangat lemah (ḍa‘īf jiddan).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meski demikian, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberikan landasan yang jauh lebih kokoh melalui firman-Nya, “Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu.” (QS Al-Ḥajj [22]: 37).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ayat ini menggeser fokus kita dari hitungan lahiriah menuju kedalaman batin: bukan pada jumlah bulu, tetapi pada kualitas hati. Allah tidak melihat bentuk lahir amalmu, tetapi melihat apa yang hidup di dalam hatimu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sinilah makna The Unseen Reward menjadi nyata. Pahala kurban bukan sesuatu yang selalu tampak atau terukur. Ia tersembunyi dalam niat, tumbuh dalam keikhlasan, dan bernilai sesuai kadar takwa. Seseorang mungkin berkurban dengan hewan terbaik, tetapi hatinya lalai; sementara yang lain berkurban dengan sederhana namun penuh ketundukan. Di mata manusia tampak berbeda, tetapi di sisi Allah bisa jadi terbalik nilainya. Yang sampai kepada Allah bukan daging dan darah, tetapi hati yang bertakwa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jejak kebaikan dalam kurban bukan pada bulu yang bisa dihitung, melainkan pada proses yang sering tak terlihat: kejujuran saat memilih, keikhlasan saat memberi, dan harapan tulus agar amal diterima. Di sanalah pahala besar bersembunyi tidak kasat mata, tetapi nyata di sisi Allah. Semakin dalam takwa, semakin luas pahala, meski tak terlihat oleh mata.</p>
<p>============</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>🐄 AQL Qurban Care: Kurban Terbaik, Manfaat Terluas</p>
<p>Tunaikan kurban Anda bersama AQL Qurban Care: amanah, tepat sasaran, dan penuh keberkahan.</p>
<p>📲 WA: 0857 1873 5254</p>
<p>📸 IG: @aql.qurbancare</p>
<p>🌐 www.qurbancare.org</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/the-unseen-reward-menelusuri-jejak-kebaikan-di-setiap-helai-bulu-hewan-kurban/">The Unseen Reward: Menelusuri Jejak Kebaikan di Setiap Helai Bulu Hewan Kurban</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/the-unseen-reward-menelusuri-jejak-kebaikan-di-setiap-helai-bulu-hewan-kurban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Avoid the Scams: Tips Memilih Lembaga Kurban Terpercaya dan Amanah</title>
		<link>https://muslimnetwork.id/avoid-the-scams-tips-memilih-lembaga-kurban-terpercaya-dan-amanah/</link>
					<comments>https://muslimnetwork.id/avoid-the-scams-tips-memilih-lembaga-kurban-terpercaya-dan-amanah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 09:52:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Syariah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://muslimnetwork.id/?p=550</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Oleh: KH Bachtiar Nasir &#124; Pembina AQL...</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/avoid-the-scams-tips-memilih-lembaga-kurban-terpercaya-dan-amanah/">Avoid the Scams: Tips Memilih Lembaga Kurban Terpercaya dan Amanah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Oleh: KH Bachtiar Nasir | Pembina AQL Qurban Care</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SEMANGAT berkurban semakin meningkat setiap tahun. Namun di balik itu, muncul pula risiko penipuan atau pengelolaan yang tidak amanah. Karena itu, penting bagi kita untuk cerdas dalam memilih lembaga kurban, agar ibadah tidak hanya sah, tetapi juga tepat sasaran dan bernilai maksimal di sisi Allah.</p>
<p>Pertama, pastikan legalitas dan rekam jejak lembaga. Anda bisa melihat laporan kegiatan tahun sebelumnya, dokumentasi distribusi, hingga testimoni dari masyarakat. Kredibilitas tidak dibangun dalam semalam.</p>
<p>Kedua, perhatikan transparansi harga dan spesifikasi hewan. Lembaga yang amanah akan menjelaskan secara rinci: jenis hewan, kisaran bobot, standar kesehatan, hingga mekanisme penyembelihan.</p>
<p>Ketiga, cek sistem distribusi. Kurban bukan hanya soal menyembelih, tetapi memastikan daging sampai kepada yang berhak.</p>
<p>Keempat, lihat akuntabilitas dan pelaporan. Lembaga profesional biasanya memberikan laporan paska kurban: dokumentasi penyembelihan, jumlah penerima manfaat, bahkan laporan keuangan sederhana.</p>
<p>Kelima, pilih yang menjaga aspek syariat. Mulai dari pemilihan hewan yang memenuhi syarat, waktu penyembelihan setelah salat Id, hingga tata cara penyembelihan.</p>
<p>Keenam, gunakan rekomendasi terpercaya. Anda bisa bertanya kepada tokoh masjid, ustaz, atau komunitas yang sudah berpengalaman. Rekomendasi langsung sering lebih aman daripada sekadar iklan di media sosial.</p>
<p>Kedelapan, perhatikan aspek maslahat yang lebih luas bagi umat. Lembaga kurban yang baik tidak hanya membagikan daging di area tertentu, tetapi juga memiliki visi kemanfaatan yang lebih besar, misalnya penyaluran ke daerah terdampak bencana, wilayah krisis pangan, atau daerah terpencil yang jarang tersentuh distribusi qurban. Dengan demikian, qurban kita benar-benar menjadi solusi dan penguat bagi saudara-saudara kita yang paling membutuhkan.</p>
<p>Salah satu contoh lembaga yang telah dikenal mengelola qurban secara amanah adalah AQL Qurban Care. Lembaga ini telah menjalankan program kurban selama bertahun-tahun, dengan fokus pada kualitas hewan, ketepatan syariat, serta distribusi yang menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.</p>
<p>Pada akhirnya, memilih lembaga kurban adalah bagian dari amanah kita sebagai muḍaḥḥi. Jangan sampai niat ibadah yang baik justru tercoreng karena kurang teliti dalam memilih.</p>
<p>Kurban bukan hanya soal “menitipkan uang”, tetapi memastikan amanah itu sampai kepada yang berhak dengan cara yang benar, jujur, dan penuh tanggung jawab.</p>
<p>============</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>🐄 AQL Qurban Care: Kurban Terbaik, Manfaat Terluas</p>
<p>Tunaikan kurban Anda bersama AQL Qurban Care: amanah, tepat sasaran, dan penuh keberkahan.</p>
<p>📲 WA: 0857 1873 5254</p>
<p>📸 IG: @aql.qurbancare</p>
<p>🌐 www.qurbancare.org</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://muslimnetwork.id/avoid-the-scams-tips-memilih-lembaga-kurban-terpercaya-dan-amanah/">Avoid the Scams: Tips Memilih Lembaga Kurban Terpercaya dan Amanah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://muslimnetwork.id">Muslim Network</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://muslimnetwork.id/avoid-the-scams-tips-memilih-lembaga-kurban-terpercaya-dan-amanah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
